
Saya senang nih jikalau bahas yang beginian. Kebetulan aku juga menggemari game. Game berbasis apapun. Game PC atau game Android. Suka di sini berbeda dengan fanatik ya. Di mana suka alasannya asyik. Kaprikornus bermain game pun memang saya sempatkan ketika senggang dan sakit kepala. Pusing dengan skripsi kehidupan ini. Haha. Itulah mengapa, saya dari dulu tidak pernah menggelontorkan duit demi game. Contohnya: membeli skin, gems, dsb. pada game tertentu. Saya tidak bilang itu salah ya. Silahkan saja, toh itu opsi hidup masing-masing. Jika kalian bahagia ya tak perlu jadi masalah. Mungkin itu yakni bab dari investasi kalian di masa depan. Senada dengan maraknya game online saat ini.
Di situ ada bisnis yang berputar. Skema sederhananya begini: si A bermain game online, otomatis memiliki akun >> (Opsional) membeli skin atau gems pada suatu agen >> hingga beberapa bulan ke depan, akun game si A tadi sudah berkembang >> boleh dong dijual dengan harga tinggi, sesuai modal yang dikeluarkan si A selama beberapa bulan sebelumnya. Hayo? Bisa disebut investasi kah? Jika untung sih iya. Intinya senantiasa perhitungkan langkah kita di dunia ini. Mantap.
Ya begitulah. Walaupun game mempunyai tujuan untuk bahagia-senang. Ada saja profesi gamer profesional. Seseorang yang berkecimpung di industri permainan. Pun diperlukan effort untuk menjadi mirip itu. Butuh mata yang betah berjam-jam depan layar. Bahkan mampu seharian nonstop. Dibutuhkan otak yang sehat dan segar supaya mampu menahan emosi dalam kondisi apapun. Saya sendiri sedang mencari tahu, sudut pandang kesehatan kepada profesi ini. Jess No Limit menyampaikan sendiri pada video ini, bahwa ia bermain game +/- 18 jam sehari. Edan. Itu sudah mengalahkan patokan jam kerja karyawan yang hanya 7 jam sehari. Bisa saja meninggal di tempat saat push trophy. Haha. Tidak dilema, itu jalan hidup dia. Saya sih percaya, ada masanya dia akan berhenti dan rehat sejenak dari panggung itu.
Terlepas dari itu semua. Game dari dulu selalu banyak peminat. Motifnya macam-macam. Ada yang bermain game karena sobat-temannya suka. Ada yang bermain sebab sedang trending. Bahkan ada yang bermain karena ingin mengasah otak. Banyak sekali jenis game di dunia ini. Bahkan ada game yang mampu memengaruhi psikologi seseorang. Ngeri. Pokoknya sungguh bervariasi. Semua pilihan ada di tangan kita.
Intermeso di atas mengantarkan kita pada kesimpulan: game itu terkenal. Semua umur tahu apa itu game. Walau begitu, tetap ada variabel yang mendasari sebuah game itu populer. Salah satu variabelnya yaitu jumlah download atau pengunduhnya. Biasanya terdapat pada detail information Google Play atau App Store. Oleh karena itu, tulisan ini akan merangkum game terpopuler dari aneka macam platform antara lain : Smartphone dan PC.
5 Game Terpopuler Smartphone 2019
Kita mulai dari platform mobile. Game pada platform ini sungguh simpel dan ringkas dimainkan kapan pun. Cukup berbekal genggaman dan jari tangan, telah bisa having fun. Referensi andalan aku ialah Google Play. Mudah diakses dan dijangkau. Jika kalian jalan masuk tautan tersebut, di situ sudah terdapat daftarnya. Namun tak lupa aku ingatkan daftar tersebut bisa berganti ketika-waktu.
Baca juga: Aplikasi Play Store Hilang? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini!
1. Garena Free Fire

Game ini dikembangkan oleh 111dots Studio dan diterbitkan oleh Garena. Sejak seminggu lalu, saya ingat pernah melihat daftar top free dari Google Play. Hingga saat tulisan ini dibuat. FF alias Free Fire masih menduduki pucuk sebagai game gratis di store milik Google ini. Cukup menarik bila memperhatikan kolom komentar. Di situ terlihat jelas rating 4.5 dari rating maksimal 5. Tidak bisa dipungkiri walau berada di peringkat pertama, isi komentar tetap beragam. Kritik, saran, positif, atau negatif harus diterima oleh pengembang dari game ini. Sedangkan jumlah total pengguna FF saat ini tertulis > 21 juta orang sudah memainkan game ini.

2. Mobile Legends

ML pertama kali dirilis pada 11 Juli 2016. Sudah hampir 3 tahun mengudara di pasar game dunia. Sejak awal rilis, game ini begitu heboh dan ramai. Hampir di setiap asosiasi anak muda selalu terdengar, “Welcome to Mobile Legends” dari backsound Mobile Legends yang khas. Ketika sobat sepermainan berbondong-bondong memainkan game ini. Mau tidak mau, Anda mesti memasangnya juga pada smartphone supaya tidak diabaikan oleh mereka. Begitulah imbas dari game. Bisa memengaruhi gaya tongkrongan anak muda yang seringkali masih labil.

3. Subway Surfers

Saya salut dengan game satu ini. Kalian tahu game ini dirilis pertama kali pada 24 Mei 2012. Sudah nyaris 7 tahun game ini tetap eksis. Ketika muncul game dengan genre gres. Nyatanya Subway Surfers tidak goyah. Padahal konsepnya mudah: melarikan diri dari kejaran polisi. Hanya saja oleh Kiloo dan Sybo (pengembang SS) diberi bumbu yang mempesona saat proses melarikan diri itu. Salut deh. Hingga kini Subway Surfers tersedia untuk Android, iOS, Windows Phone, Windows 10 Mobile, Windows Phone 8, Fire OS, dan Keluarga Sistem Operasi Macintosh.

4. PUBG Mobile

Meski aliran haram memainkan game ini sedang diwacanakan oleh MUI. PUBG masih masuk jajaran 5 besar sebagai game populer di Google Play. Saya rasa belum goyah kalau masih wacana. Mumpung masih halal, mainkan sepuas-puasnya. Mungkin itu yang ada di benak para pemainnya. Haha. Sungguh ada-ada saja kebijakan negara +62 ini. Tetapi tak persoalan. Hal temeh-temeh mirip ini yang membuat aku makin cinta dengan Indonesia. Haiyah. Mbok coba amati negara-negara lain. Apa ya ada hal semacam ini di sana? Sungguh unik dan out of the box negara tercintaku.

5. My Talking Tom 2

Saya betul-betul tak kesengsem meski game ini masuk deretan lima besar. Preview di atas sudah menerangkan argumentasi saya mengapa demikian. Terlalu lucu untuk dimainkan. Saya aib sendiri kalau tertangkap basah sedang bermain game ini di daerah umum. Haha. Mungkin tidak duduk perkara bila Anda belum balig. Game ini memang khusus untuk Anda. Konsep game ini ialah virtual best friend. Di mana ada kucing dalam ponsel pintar yang bisa diajak bercanda. Kemudian, seolah-oleh sobat baik kita. Lucu bukan? Pas sekali untuk Anda pecinta kucing.

5 Game Terpopuler PC 2019
Nah ini yang menawan. Saya sebelumnya galau mencari data terkait game populer untuk PC tahun ini. Untung saja ada Google dengan segala algoritmanya. Referensi saya bukan blog. Menurut aku di situ masih ada opini pribadi, sehingga kurang berpengaruh. Tetapi aku yakin penulisnya juga melakukan riset untuk membuat daftar itu. Jadi tidak problem. Lalu rujukan saya apa nih? Ini dia tautannya. Silahkah diklik. Bagaimana? Langsung muncul daftar yang ditawarkan Google. Berikut ini daftarnya:
1. Devil May Cry 5

Sudah mencapai seri kelima game yang dikembangkan oleh Capcom ini. Baru dirilis tahun ini pada 8 Maret 2019. Saya rasa kalau sebuah game dikembangkan sampai beberapa seri. Rasanya memang game ini banyak penggemarnya. Ini pun senada dengan penghargaan yang diterima oleh game ini pada Tokyo Game Show 2018 lalu. Di mana DMC 5 menyabet penghargaan “Future Division” dari Japan Game Awards. Wow, game aksi ini memang salah satu game terpopuler tahun 2019 ini. Di mana Google pun mengamini hal ini. 98% pengguna Google menyukai game ini.

2. Sekiro: Shadows Die Twice

Game ini bercerita ihwal periode Sengoku shinobi. Dia diketahui selaku “Serigala” dikala berupaya balas dendam terhadap samurai yang pernah menyerang dan menculik junjungannya. Sudah pasti game ini bergenre agresi-petualangan. Sekiro: Shadows Die Twice dirilis pertama kali pada 22 Maret 2019. Di mana game telah menerima pujian dari para kritikus. Inilah mengapa pada hari pertama game ini dirilis, 108.000 orang sudah memainkan secara serentak di Steam. Salah satu game gres dengan pemain terbanyak selama Januari – Maret 2019.

3. Resident Evil 2

Salah satu game yang lalu dijadikan film hingga beberapa series. Hingga dikala ini, ada 5 series yang telah dirilis. Apakah ada kelanjutannya? I don’t know. Kita tunggu saja. Sungguh menawan rasanya kejar-kejaran dengan zombie yang katanya makin cerdas. Ada fakta menawan terkait game ini. Sebenarnya Resident Evil 2 ini ialah produksi ulang (remake) dari Resident Evil 2 tahun 1998. Hasil remake-nya dirilis pada 25 Januari 2019 kemudian. Jelas secara grafik dan user experience akan jauh lebih baik. Inilah mengapa, pada ahad pertama Resident Evil 2 dirilis, penjualan telah meraih tiga juta teratas.

4. Metro Exodus

Alur cerita game yang dikembangkan oleh 4A Games cukup menarik. Genrenya survival dan horor. Di mana sudut pandang orang pertama yaitu penembak yang mesti bertahan di lingkungan yang terbentuk pasca federasi Rusia dahulu. Lawannya tidak cuma insan biasa. Melainkan ada makhluk bermutasi yang harus dilawan juga. Cukup mempesona. Alur waktu dibuat positif: pagi, siang, sore, dan malam. Masanya selama setahun sarat , sehingga cuaca dan musim akan dinamis.

5. Apex Legends

Apex Legends dirilis pada 4 Februari 2019. Game yang dikembangkan Respawn Entertainment dan diterbitkan oleh Electronic Arts. Salah satu game dengan genre peperangan royal dengan tembak menembak sudut pandang orang pertama. Banyak sekali jenis senjata yang bisa dipakai dalam peperangan. Ada empat jenis hero: Offense, Defense, Support, dan Recon. Di mana terdapat tim dengan 3 anggota yang mengatur satria dengan keunikan masing-masing. Kemudian bersaing melawan 20 tim lainnya. Wow, sepertinya seru.

Penutup
Akhirnya tulisan tentang game terpopuler smartphone dan PC telah meraih penghujung. Tunggu saya di goresan pena berikutnya. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa!
Sumber harus di isi