Berdasarkan video yang dirilis pada simpulan Desember 2019 oleh Vicenews, Rusia secara serius memikirkan blockchain secara sedemikian rupa sehingga kepala Bank Investasi Terbesar Rusia, Sergey Gorkov, telah berinvestasi pada orang yang kita kenal, Vitalik Buterin.
Mereka yang tidak memiliki masalah dengan Blockchain hari ini, akan selsai di Zaman Batu dalam 20-30 tahun. – Sergey Gorkov
Dalam postingan ini, tidak ada yang harus dianggap sebagai suatu pesan tersirat investasi atau keuangan. Namun kita nikmati saja perjalanannya.
Baca juga : Manfaat Blockchain di Indonesia
Rusia Menandatangani Kesepakatan Untuk Blockchain
Sergey Gorkov, kepala dan ketua VNESHECONOM Bank, ketika ini memimpin Investment Bank terbesar di Rusia. Bank dipukul dengan hukuman keras di era pemerintahan Obama pada tahun 2014. Meskipun, Sergey mungkin telah mendapatkan jalan keluar untuk hukuman ini. dan blockchain sepertinya telah menjadi jawabannya.
Karena dorongan baru ini ke arah mata duit desentralisasi yang akan mengambil alih dollar, Sergey menandatangani komitmen dengan Vitalik untuk mendukung lembaga observasi blockchain gres.
Tujuan lain dari janji ini ialah untuk menciptakan bank-bank komersial menyadari bahwa aktivitas perbankan tradisional mungkin tidak bertahan selamanya. Seperti yang ia katakan, blockchain sedang meningkat. Di mana bank tidak ada lagi dalam bentuk ketika ini, cara perbankan di era depan akan muncul.
Vitalik di Rusia
Pertama sebelum semua ini mampu dicapai, Sergey mesti menjadwalkan konferensi dengan satria IT, Vitalik.
Karena itu, pada selesai 2019, Vitalik Buterin berkeliaran di luar Rusia diperlakukan seperti raja. Mereka menawan semua halte dari kendaraan beroda empat eksklusif ke karpet merah. Rusia menyadari peluanggame changer ditetapkan di depan mereka.
Lebih dari itu, Vitalik adalah darah Rusia meskipun ia dibesarkan di Kanada. Sejauh menyangkut ibu pertiwi, ia adalah seorang nubuat Rusia yang hidup kembali. Anak yang hilang yang karenanya kembali ke rumah. Karena itu, mereka tidak menahan untuk memburu bakat dan pengaruhnya.
Vitalik Bertemu Putin
Sementara pertemuan antara Putin dan Vitalik tidak ada dalam video, reporter dengan segera bertanya,
“Bagaimana rasanya berjumpa dengan Putin? Apa yang dia inginkan? ”
Yang mengagetkan aku, Vitalik tampak teringat kembali oleh pertanyaan ini. Butuh sedikit waktu baginya untuk merespons, namun tampaknya dia mengingat pertemuan yang intens. Seolah-olah ia tidak mau mengingatnya atau mempertimbangkan beban konferensi.
Vitalik merangkumnya dengan cepat pada dasarnya dengan menyampaikan,
“Putin akan melaksanakan apa pun untuk memperkuat Ekonomi Rusia.”
Jelas, ini mempunyai arti Putin ingin memperkuat negara dengan cara apa pun yang diharapkan, dan untungnya dalam hal ini bisa lewat pemanfaatan blockchain. Vitalik juga mengomentari fakta bahwa dia punya waktu untuk memberi Putin gambaran wacana proyek Ethereum dan apa yang beliau ciptakan. Karena Rusia nyaris melarang cryptocurrency secara bersamaan, sepertinya Putin yang menerima pesan itu.
Rusia Ingin Mata Uang Otonom
Kebanyakan orang akan setuju pada titik ini bahwa Rusia ingin semoga blockchain dan cryptocurrency sukses. Ada beberapa alasan untuk ini.
Terutama, memberikan mata duit kripto akan menolong memajukan ekonomi mereka melalui jual beli progresif, tetapi juga akan berfungsi untuk melemahkan kekuatan dolar dari campur tangan dalam perdagangan internasional. Ini juga akan meminimalisir imbas hukuman yang mampu dijatuhkan AS dan yang saat ini ada di Rusia.
Informasi lain ihwal Ethereum
Sumber harus di isi