Beginilah Membuat Desain Logo Makanan Yang Mempesona

Kuliner merupakan salah satu bidang dalam kehidupan yang sepertinya tidak mungkin ditinggalkan. Tanpa masakan, tentu akan susah bagimu untuk mencicipi makanan enak yang menggoyang lidah. Tidak heran mengapa bisnis yang bekerjasama dengan kuliner atau kuliner senantiasa menjadi primadona para pebisnis. Bisnis masakan pun semakin unik setiap harinya, apalagi disokong dengan logo yang merepresentasikan produk yang disediakan. Apabila kau juga terpesona ingin membuat desain logo makanan, ada beberapa hal yang musti kau amati.


Cara Membuat Desain Logo Makanan



  1. Perhatikan penggunaan warna


Warna menjadi item penting saat menciptakan logo. Apalagi jikalau kamu menciptakan logo untuk produk masakan, warna sangat bermain untuk menarik perhatian konsumen. Contohnya saja, kau menjual produk makanan dengan tema pedas, akan ajaib rasanya jika kau menggunakan warna biru, hijau, atau bahkan ungu. Namun, saat kau memakai warna merah atau hitam, penduduk lazimnya akan eksklusif paham kalau produk makananmu mempunyai rasa yang pedas.


Bahkan, kadang-kadang orang-orang bisa membayangkan rasa dari produkmu cuma dengan menyaksikan warna logo yang kau gunakan.



  1. Perhatikan penyeleksian nama


Selain warna, pemilihan nama juga sangat krusial dikala menciptakan sebuah logo. Apalagi jikalau logo yang kau buat adalah jenis logo wordmark yang memang lebih banyak didominasi kata ketimbang simbol-simbol tertentu.


Nama pada logo seharusnya yang mudah dikenang dan menggambarkan seperti apa produk yang kamu jual. Rasanya akan sungguh mendustai kalau kamu memasarkan produk kuliner kering tetapi nama logomu ‘kue lembap’. Selain itu, semakin unik kau memberi nama, lazimnya makin masyarakat gampang mengingatnya dan menjadi tertarik.



  1. Gunakan rancangan yang tepat dengan produk makananmu


Sama halnya dengan pemilihan warna dan nama, merancang logo juga harus disesuaikan dengan produk bisnismu. Biasanya, kuliner manis akan memiliki desain yang lebih kalem, imut, atau sesuatu yang menggambarkan kemanisan dari masakan tersebut. Sedangkan rancangan masakan pedas lazimnya lebih gempar dan bergairah, contohnya seperti pengecap yang terbakar, mata yang melotot, dan sejenisnya.


Untuk menciptakan desain logo masakan memang sulit-sulit gampang, sebab logo yang dibentuk mesti betul-betul sesuai dengan barang jualan yang kamu tawarkan ke masyarakat.



Sumber harus di isi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama