LINE, perusahaan messenger raksasa telah meluncurkan wallet bagi user untuk mengelola aset digital mereka dan platform blockchain dimana developer mampu mempublikasikan token mereka sendiri, mengtokenisasi aset digital, dan mengerjakan decentralized application (dapps).
Baca juga : Apa itu decentralized wallet
Platform pengembangan LINE bermaksud untuk memungkinkan perusahaan lebih mudah dalam mengenalkan teknologi blockchain. LVC Corporation sebagaioperator bisnis crypto dan blockchain perusahaan, dan LINE TECH PLUS PTE meresmikan platform tersebut yang berjulukan LINE BLOCKCHAIN DEVELOPERS dan Bitmax Wallet pada hari Rabu. Layanan wallets dikala ini cuma tersedia di Jepang dimana LINE cukup populer.
Perusahaan tersebut sedang mengembangkan hak milik LINE Blockchain dan sudah menerbitkan tokennya sendiri yakni LINK (LN) untuk kebutuhan trading kepada beberapa aset umum seperti Bitcoin atau Ether di 2018. LINE juga mulai memberikan layanan trading via exchange crypto BitBox dimana LINE telah disetujui untuk mempunyai ijin bisnis crypto pada September 2019. Perusahaan ini juga meresmikan LINE Blockchain Lab pada April 2018 yang bermaksud untuk membangune ekonomi token LINE.
LINE, dengan jumlah user lebih dari 84 juta bermaksud untuk memanfaatkan jaringan yang telah ada untuk mengawali pengembangan ekonomi dari tokennya dan mempercepat adopsi dari dapps yang telah dibangun di atas platform blockchain miliknya. Perusahaan ini ialah salah satu dari sedikit aplikasi berkirim pesan yang menjajal untuk menyebarkan teknologi blockchain dan menerbitkan token mereka sendiri, tetapi LINE menonjol alasannya adalah memilik progres yang manis.
Informasi lainnya ihwal blockchain :
Sumber mesti di isi