Pada tanggal 2 Mei 2019 di acara BlockJakarta 2019, Oscar Darmawan yang merupakan CEO dari Indodax, membahas mengenai kondisi atau status teknologi blockchain di Indonesia ketika ini.
Oscar mengutip pernyataan dari presiden Indonesia ketika ini, adalah Joko Widodo, bahwa “revolusi industri 4.0 ialah hal yang sangat penting bagi generasi milenial di Indonesia untuk memahami dan pelajari lebih lanjut.” Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan bab dari Asia Tenggara yang dinilai selaku tempat yang secara natural terbuka terhadap inovasi. Jika Indonesia tidak cepat-cepat mengadopsi teknologi ini, maka Indonesia mampu ketinggalan di periode revolusi industri 4.0 ini.
Ada beberapa hal juga yang menjadi sebuah catatan penting perihal potensi pasar Indonesia untuk menerima teknologi blockchain dan cryptocurrency, yaitu:
- 63% orang Indonesia sudah mengenali asset crypto
- dari 10 orang, 8 terpesona untuk menjadikan asset crypto selaku media investasi
- 1 dari 4 telah memiliki crypto, 3 dari mereka terpesona pada cryptocurrency
- Bank masih susah terjangkau di banyak kawasan di Indonesia, hal ini bermakna asset digital mempunyai kesempatanuntuk menjadi media pembayaran yang lebih mudah
Selain itu, ada beberapa hal juga yang masih harus menjadi catatan penting bagi masyarakat di Indonesia:
- Regulasi di Indonesia, kini semua digital asset dinilai selaku komoditas
- Banyak partisipan masih cuma ialah spekulator, berarti masih butuh banyak edukasi
- Masih banyak misunderstanding perihal blockchain dan cryptocurrency
Namun, bagaimanapun juga Oscar berpendapat bahwa Indonesia dan Asia Tengara merupakan pasar yang sangat besar dan berpeluang, jadi kita niscaya akan menyaksikan hal yang besar dari blockchain di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga informasi lain ihwal teknologi blockchain
Berbagai Infografis Yang Menggambarkan Bagaimana Blockchain Bekerja
Sumber mesti di isi