
Langsung saja ya. Mumpung di bulan berkat. Ini yaitu tips ngiklan di FB, tapi cuma buat yang pro aja. Kalau yang masih mencar ilmu, jangan ikutin apa yang ada di bawah ini. Resiko pokoknya tanggung sendiri.
1. Apapun yang terjadi, jangan pernah berpendapat dikala beriklan. Curahkan waktu sebentar saat membuat campaign pertama kali untuk mempelajari apa yang dilakukan oleh Facebook. Ada fase ‘learning’ yang mesti diperhatikan. Semuanya mesti di tes.
2. Ad Creatives (gambar dan video) setelah beberapa usang harus diganti alasannya adalah kian saturated (amati CTR). Kalau males atau gak ada waktu atau galau mau ganti yang gimana, cobalah pake Facebook video templates (gambar di bawah). Ini cara memadukan gambar atau video paling mudah, balasannya akan berbentukvideo. Lumayan mengurangi waktu.

3. Bedakan iklan untuk prospecting dan retargeting, jangan pernah menyamakan keduanya alasannya akan menetralisir kesempatankonversi. Pake adcopy/creatives baru untuk retargeting dengan diskon atau pogram penawaran khusus yang ada untuk menggaet prospect balik masuk ke landing page.
4. Kalau mau menargetkan menurut interest, lebih baik menciptakan semuanya menjadi lebih praktis. Banyak pemula yang menciutkan audience dengan, misalnya, tiga interest, walhasil audience yan di mampu kekecilan. Saran aku, ambil satu klasifikasi interest saja. Bikin lebih broad, it will work much better. (cek gambar bawah)

5. Jangan dipikir dengan 1% LLA itu akan menciptakan konversi anda menjadi semakin banyak. Hasil tes yang aku kerjakan 3 bulan terakhir, 1% LLA makin tidak memiliki kegunaan. Kalau anda serius mau scale up, tes semua LLA sampai dengan 10%.
6. Ini hal basic ketika mau ngiklan : hindari 20% text di gambar atau video. Lebih dari 20% akan membuat iklan anda sulit daet reach, dan kalaupun dapet menjadi lebih mahal. Untuk cek gambar dan text : KLIK DISINI
7. Urutan dari yang paling mudah dapet konversi adalah : 1) App Install, 2) Lead Gen, dan 3) ECommerce. Ngiklan buat App Installs gak perlu waktu lama buat testing sana sini. Ecommece yang paling ribet, banyak yang harus di split test.
8. Mau meningkatkan secara optimal, mulailah dari semua atribut yang ada di level iklan (ad). Karena dari sini customer akan merespon. Kemudian pelan-pelan bergerak ke level ad set. Jangan kebalik.
9. Kalau anda punya toko, tentukan retargeting anda memakai ini : 1) DPA untuk VC dan ATC, 2) Website visitors, 3) FB/IG Engagement dan 4) Video view. Kalau belum pernah coba, hhmmm…
10. LLA purchase memang lezat. tetapi jangan takut buat bikin LLA dari funnel lainnya.
11. Kebanyakan orang nahan di atribut ‘frequency’, menurutnya orang akan bosen liat iklan yang serupa terus-kanal. Antara bener dan salah sih. Pengalaman aku, bila produk anda mahal atau mahal banget, jangan ragu untuk set ‘frequency’ gede. Terutama untuk product yang involvement level-nya tinggi.
12. Pastikan di toko anda, kasih pilihan untuk nge-tes free shipping. Karena banyak pengunjung yang membatalkan beli cuma alasannya biaya kirim yang mahal. Ini bisa jadi alesan kenapa abandoned cart menjadi tinggi.
13. Selalu setup UTM tags untuk semua iklan. Ini akan menciptakan anda dapat melihat performance iklan anda di satu dashboard. Bikin dynamic UTM tags supaya pada ketika duplicate ads gak perlu dirubah-rubah lagi. (gambar bawah)

14. Saya percaya yang ini jarang dicoba, tetapi working well simpulan-final ini. Coba pilih box ‘Only When Connected to WiFi’ dan lupakan interest dan LLA targeting. Banyak rumah kini telah dipasang WiFi, dan saat gawai terkoneksi dengan WiFi, mereka telah berada di mindset siap belanja. (gambar bawah)

15. Standar setup untuk campaign baru yang umum aku bikin :
A. 6-10 ad set (tergantung dari anggaran)
B. 8-10 ad (bisa dengan 4 creatives yang berlawanan dan 2 kombinasi ad copy)
Kalau datanya sudah baiklah, baru mulai optimasi.
16. Hindari jatuh cinta dengan produk/audience/adcopy/creatives yang anda buat sendiri. Ini membuat seluruhnya menjadi subjektif. Lebih baik gambar buruk namun konversi anggun ketimbang menjaga gambar yang (menurut anda) anggun.
17. Sebentar lagi CBO akan diberlakukan, Ad Set anggaran akan dihilangkan. Bulan September nanti kalo gak salah. Di CBO, kita akan melihat ad set yang melambung tinggi dan gak mampu terkontrol, dan kita pasrah tidak berdaya. Tapi itu mampu diatur kok dengan ad set spend limit. (gambar bawah)

18. Kadang kita lupa, LLA dari custom audience itu statis dan tidak terupdate. LLA yang terupdate terus menerus adalah yang berasal eksklusif dari FB Pixel atau dari product catalog. Penting banget nih!
19. Buat tahu apakah ad set kita berkompetisi satu sama lain begini caranya :
– Semua ad set mesti sudah tamat “learning phase’
– Cari yang ‘Active’ di Delivery Coloumn
– klik ‘Delivery Insight’
– klik Auction Overlap.
Super easy! (gambar bawah)

20. Pastikans settingan custom columns yang dipake untuk CTR dan CPC ada metrix mirip gambar. Penting buat tahu bedanya dan men-track satu sama lain. Bingung bedanya apa? Ada alesannya kenapa artikel ini judulnya Tips untuk yang Pro 🙂 (gambar bawah)

21. Febook kini menyediakan fitur untuk nge-tes pixel events. Ada di fitur Pixel di akun BM. Coba yang ‘Test Event’ dan lakukan tes di semua funnel yang anda punya. Penting sebelum jalanin iklan nih.

22. Kalau anda punya toko, lazimnya ngiklan selalu dari fanpage toko anda kan? Nah sekarang cobain ngiklan dari fanpage yang berlainan tapi related dengan produk yang anda punyai. Fanpage komunitas umumnya lebih menjual daripada yang lainnya.
Udah? udah? Selamat menjajal !
Sumber harus di isi