Bukan hanya web developer yang banyak dicari ketika ini namun juga web rancangan. Karena hal tersebutlah tidak sedikit yang menjajal mempelajari web desain. Tak tanggung-tanggung, berguru web design dari nol pun dilaksanakan.
Sayangnya, banyak yang resah mesti mulai dari mana. Apakah harus dari sejarah rancangan atau langsung praktek? Daripada Anda gundah, yuk coba identifikasi elemen web desainnya mirip berikut.
- Layout
Layout atau tata letak sangat perlu diperhatikan dalam membuat sebuah web desain. Tanpa layout, desain situs web tidak akan bagus dan anutan gosip di situs web tidak akan tersampaikan dengan baik ke pembaca,
- White Space
Kalau diterjemahkan, white space memiliki arti daerah putih. Terlihat sepele namun white space sungguh berperan dalam rancangan merancang. Fungsi dari white space ini adalah untuk pemisah antara komponen yang satu dengan yang lainnya.
Bayangkan bila Anda tidak menggunakan white space, elemen gambar ataupun komponen goresan pena akan saling bersatu. Akibatnya, Anda sendiri tidak mampu membaca bahkan pusing menyaksikan desain yang saling bersinggungan dan menumpuk.
Di bab white space ini, Anda mampu meletakkan komponen lain. Misalnya menaruh logo, tulisan atau media lainnya mirip video.
- Font
Elemen lainnya adalah font. Saat Anda belajar web design dari nol, Anda mesti tahu jenis font, karakteristik dan sifatnya. Tujuannya, biar font selaras dengan situs web yang Anda buat. Akan kurang manis jikalau Anda menciptakan desain web pemerintahan, tetapi menggunakan font casual mirip Comic Sans.

Setidaknya, ada 4 jenis font yang perlu Anda pelajari yakni:
- Serif yang memberikan kesan resmi, klasik, elegan.
- Sans serif yang menawarkan kesan formal tetapi tetap casual.
- Script menunjukkan kesan kalem, klasik dan kasual.
- Dekoratif yang lazimnya dipakai untuk watermark pada image.
- Pilihan Warna
Tanpa warna, rancangan website akan tampakpucat, monoton, menjemukan bahkan tidak mampu dibaca sama sekali. Maka dari itu, pelajari perihal psikologi warna dan karakteristiknya. Tujuannya agar mampu mempengaruhi mood hingga alam bawah sadar visitor setelah menyaksikan situs web tersebut.
- Navigasi
Jangan lupakan navigasi website. Tanpa adanya navigasi ini, visitor website tidak akan tahu harus kemana. Karena itu, posisikan navigasi di kawasan yang mudah dilihat dan didapatkan oleh visitor.
- Search
Jangan lupa untuk memasang tombol search. Tidak sedikit visitor yang kesal alasannya tidak adanya tombol search. Padahal tombol dan kolom search sangat membuat lebih mudah visitor dikala ke mencari sesuatu di website.
Makara, posisikan tombol search di daerah yang strategis. Dengan begitu, visitor Anda bisa bereksplorasi di situs web yang Anda buat.
- Menu dan Footer
Jangan lupakan menu mirip about me, kontak dan footer. Terlihat sepele tetapi di menu dan footer tersebut, Anda mampu meletakkan berita penting. Misalnya mengenai gosip klien Anda semoga mudah ditemukan atau dihubungi oleh konsumennya.
- Image
Image ialah unsur terakhir yang perlu Anda perhatikan. Peletakan dan penggunaan image yang salah akan menciptakan rancangan website menjadi berantakan. Karena hal itu, perhatikan image yang Anda gunakan dan relevansinya dengan konten website semoga situs web semakin informatif.
Makara, telah tahu ya apa saja unsur yang mesti dipelajari dikala belajar web design dari nol. Pahami unsur tersebut supaya Anda mampu membuat desain yang pas dan sesuai dengan kebutuhan dan seruan klien.
Sumber mesti di isi