Mengetahui Arti Bitcoin Cs Sebagai Komoditas

Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah menetapkan mata uang kripto (cryptocurrency) seperti Bitcoin, Ethereum, dan sejenisnya selaku salah satu komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Untuk orang awam, istilah komoditas ini masih terdengar cukup abnormal. Lalu apa bahu-membahu maksud dari bitcoin cs yang ditetapkan selaku komoditas?


Baca juga: Apa Yang Membuat DigiByte Lebih Aman?


Dengan jumlahnya yang berkisar sekitar 21 juta, permintaan dan popularitas bitcoin kian hari semakin meningkat. Sayangnya, saat ini di Indonesia pemerintah hanya memperbolehkan bitcoin dipakai sebagai alat investasi di jual beli bursa berjangka, bukan sebagai alat pembayaran. Satu-satunya alat pembayaran yang sah digunakan di Indonesia ialah mata uang rupiah.


Baca juga: EOS Segera Salip ETH?


Saat ini kondisi Bitcoin belum bertingkah seperti mata duit konvensional, dimana harganya yang sempat berkembangtajam kemudian mendadak turun sehingga mengakibatkan ketidakpastian. Jika Bitcoin memang komoditas, pertanyaan berikutnya yang harus ditanyakan adalah komoditas apa itu? komoditas ialah objek dengan nilai guna. Selain itu, nilai pakai dari satu objek akan membuat nilai tukar, yang dimodifikasi oleh ekspektasi pasar. Nilai jual beli Bitcoin sepenuhnya diputuskan oleh ekspektasi pasar. Kemudian, nilai dolar dinyatakan relatif kepada barang dan mata uang lainnya. Sementara nilai Bitcoin cuma diputuskan relatif terhadap nilai dolar.


Baca juga: Laporan WEF: 40 Bank Sentral Pertimbangkan Mata Uang Digital


Pada dasarnya hukum yang ditetapkan pemerintah bertujuan untuk melindungi para pengguna investasi biar terhindar dari produk-produk investasi bodong yang akan merugikan penduduk . Selain itu, regulasi tersebut nantinya akan menolong bisnis cryptocurrency kian meningkat dan terarah menjadi lebih baik. Selain menetapkan kripto selaku komoditas, pemerintah Indonesia juga akan membuat regulasi lebih lanjut nantinya untuk mengatur pengaplikasian bisnis ini secara teknis. Tentunya, pemberian dari berbagai forum dan pelaku industri juga sungguh diperlukan khususnya dalam memberikan berbagai persepsi dan input-input yang diperlukan dapat menguntungkan pada kedua belah pihak.


Baca juga:



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama