Kesalahan dalam melakukan bisnis kerap terjadi. Salah paham antar relasi atau partner kerja atau mengalami pertikaian pendapat dengan konsumen adalah hal-hal yang tidak mampu disingkirkan. Kesalahan tersebut sebetulnya yakni kumpulan-kumpulan hal kecil yang dibiarkan berlarut-larut. Belajar dari kesalahan pun yakni wajib dan sungguh direkomendasikan dalam membuka usaha, tetapi terlampau banyak kesalahan juga akan merusak reputasi kita. Ditambah lagi efek atau akhir dari kesalahan kita yang mengecewakan pelanggan bersifat trend atau cepat menyebar, satu konsumen kecewa, pasti akan banyak yang mengetahuinya. Dibawah ini ialah beberapa kiat untuk meminta maaf dalam dunia bisnis:
1. Ketahui dan akui kesalahan anda
Sebelum anda memperlihatkan klarifikasi wacana kesalahan yang anda perbuat ada baiknya anda mengakui kesalahan anda baru anda mulai membela diri, kesalahan telah kadung terjadi dan para pelanggan anda tidak akan perduli kesalahan anda. Pelanggan akan menyaksikan sebuah itikad baik jika anda telah memulainya dengan meminta maaf.
2. Memohon maaf dan mengemukakan kesalahan ialah 2 hal yang berlawanan
Sebuah kesalahan kadang kala tidak terjadi alasannya anda saja, namun ada pihak lain yang turut tugas serta dalam kesalahan tersebut. Cobalah untuk memohon maaf saja tanpa ada pembelaan diri dulu. Seperti jika anda meminta maaf, mintalah maaf saja tanpa adanya pembelaan diri dan penjelasan mendetail mengapa kesalahan itu mampu terjadi.
3. Pergunakan Simpati dan tenggang rasa anda dengan maksimal
Sebuah perhatian dan langkah-langkah kecil yang anda lakukan akan sedikit menghapus rasa bersalah anda dari sebuah kesalah. Seperti contohnya mutu masakan yang anda berikan tidak sesuai dengan kualitas yang dijanjikan sebelumnya yang mengatakan kuliner tersebut akan kadaluarsa dalam 3 bulan, nyatanya 1 bulan saja sudah kadaluarsa yang menyebabkan pelanggan komplain karena produktivitas kateringnya terusik alasannya hal itu. Ketika anda mengetahui itu anda harus langsung mengambil langkah untuk meringankan bebannya tersebut. Konsumen akan tersentuh dan sedikit melupakan kesalahan anda.
4. Coba konsentrasi pada penyelesaian, bukan kesalahan anda
Coba buat pelanggan untuk menyaksikan solusi yang anda tawarkan, jangan biarkan dia berlarut-larut dalam kesalahan yang anda perbuat. Berhenti membela diri dan terus menunjukkan penjelasan tanpa adanya penyelesaian. Terima saja fakta bahwa anda bersalah, dan konsentrasi terhadap solusi, ajak pelanggan anda berpikir ke arah sana.
5. Kemukakan solusi yang anda tawarkan dengan jelas
anda sudah tahu solusi dari kesalahan yang anda perbuat sehabis melakukan kesalahan tersebut. Buatlah rencana yang mengarah kea rah penyelesaian dan ajak pelanggan anda berdiskusi ihwal itu. Agar konsumen anda mengetahui dan yakin bahwa anda dapat menawarkan solusi yang bagus sehingga dia akan terus memakai produk anda. Hargai pendapat atau opini yang mereka berikan juga mengenai penyelesaian tersebut.
Sumber harus di isi
