Sfs – Shoutout For Shoutout – Strategi Penawaran Spesial Antar Online Shop Di Instagram

shoutout for shoutout


Instagram yang saat ini penggunanya telah melampaui angka 1 milyar (update: 2020) orang mulai menggurita. Salah satu pengurus online store yang saya wawancara mengemukakan bahwa ia mampu meraih penjualan 100-150 items dalam satu sehari. Padahal di dalam kategorinya, barang yang dijual memiliki harga berada di atas rata-rata. Teman aku ini juga mengungkapkan bahwa penjualan via Instagram banyak dikirimkan ke kawasan kota besar di Indonesia.


Hal ini menawarkan kondisi geografis pemakai Instagram (yang menjadi pembeli memiliki potensi) memang berada di perkotaan. Secara rinci, pembeli wanita lebih banyak dari laki-laki dan berusia produktif 25-45 tahun. Instagram menjadi feminis? Tidak juga. Tetapi memang secara psikis, perempuan jauh lebih bersosialisasi daripada laki-laki. Bentuk visual Instagram, kesederhanaan layout dan akomodasi penggunaan membuat Instagram digemari. Belum lagi pengguna aktif Instagram yang rata-rata adalah penjelajah. Mereka sangat peduli kepada #harstag yang artinya ada kemauan besar untuk mencari komunitas yang memiliki satu interest.



Data Statistik Instagram


Berikut yaitu data Instagram yang diambil dari omni :



  • Total pengguna Instagram di dunia: + 1 milyar

  • Total orang yang aktif memakai Instagram setiap harinya : 500 juta orang

  • Total yang aktif memanfaatkan Instagram stories setiap harinya: 500 juta orang

  • Jumlah akun bisnis di Instagram: 25 juta

  • Pengguna Instagram perempuan: 510 juta

  • Pengguna Instagram laki-laki: 490 juta

  • Pengguna Instagram di Amerika: 130 juta

  • Pengguna Instagram 18-24 tahun: 239 juta

  • Pengguna Instagram 25-34 tahun: 338 juta

  • Pengguna Instagram yang klik Shopping: 130 juta

  • Lama waktu pengguna Instagram dalam platform: 28 menit per hari


 


Membuat online shop di Instagram, terus terperinci saja, awalnya aku tidak begitu yakin. Bagaimana mungkin bisa berdagang di space yang sarat dengan gambar mirip itu? – tetapi tentu saja saya, sekali lagi, salah besar. Saat ini, di Indonesia, Instagram menjadi platform yang disukai orang-orang untuk berjualan. Tonjolan visualisasi produk rupanya tetap saja mempesona, walaupun tanpa satu kali klik Call For Action (CTA) button.


Strategi Promosi Instagram Shoutout for Shoutout


Hal menawan lain, antar online shop di Instagram diketahui ungkapan SFS atau Shoutout for Shoutout. Artinya yakni antar sesama online shop yang saling mempromosikan satu sama lain. Ini aturan main yang umum digunakan :


1. Ukurannya yaitu jumlah follower yang online shop anda punyai.


Kalau cuma punya 500 atau 1000 masih belum bakal mempesona online shop lain untuk saling tukar barang penawaran spesial. Kalau anda baru saja buka online shop, berjuanglah untuk mendapatkan 1000 followers pertama. Atau bisa beli followers, ada banyak yang jual jasa ini. Tentu saja, bila anda beli followers maka hampir dipastikan semuanya yakni bot (palsu). Tetapi untuk menerima akidah dilangkah awal bolehlah. Selebihnya tentukan anda mempunyai followers yang riil.


2. Tipping point untuk SFS umumnya 10.000 followers.


Dengan jumlah itu, akan ada banyak online shop lain yang mengajak anda untuk saling penawaran khusus. Bentuk promosinya dengan memposting gambar atau video yang anda buat, tergolong dengan kata-kata yang anda pilih sendiri.


3. Kalau followers masih sedikit.


Beberapa online shop dengan followers banyak biasanya menyediakan fasilitas penawaran spesial di akun mereka. Harganya bermacam-macam, lazimnya berkisar antara 100rb-150rb. Promosi yang dilaksanakan adalah dengan memposting gambar/video yang kita buat pada jam-jam tertentu. Tetapi sesudah 24 jam, artikel tersebut akan dihapus. Ini juga ialah cara jitu untuk mencari followers dengan akun riil. Anda mampu memulai dengan mengirimkan pesan ke admin online shop besar yang anda mau.


4. Pikirkan kontennya.


Saran saya, jangan pake SFS untuk berdagang, ini terlalu cheesy. Pergunakan SFS atau promosi berbayar ini untuk menerima followers baru. Jadi jangan posting produk yang anda jual, tetapi buatlah postingan yang disukai banyak orang. Misalnya dengan membuat jokes atau tips-tips menawan tentangs segala sesuatu yang berhubungan dengan produk anda. Perhatikan jumlah likes yang ada pada postingan SFS. Semakin banyak, kian cantik. Cantumkan nama akun online shop anda di gambar. Ini memiliki dampak elok pada kenaikan jumlah followers.


5. Berhati-hatilah dalam memilih online shop untuk SFS.


Well, jika cuma SFS bahu-membahu gak ada salahnya untuk saling promo dengan online shop yang tidak satu niche dengan produk yang anda jual. Toh gak bayar ini. Tetapi jikalau anda memutuskan untuk promo berbayar, budgetkan untuk berulang kali. Perhatikan mana yang memperlihatkan followers gres terbanyak. Promo di online shop dengan niche yang serupa, baju muslim perempuan misalnya, mempunyai arti akan membuat kita head-to-head dengan online shop yang lebih besar tersebut. Hindari. Coba berpikir out-of-the-box. Cari niche lain dengan demografi pasar yang mendekati sama dengan produk anda.


6. Kalau followers online shop anda sudah diatas 10.000, akan ada banyak online shop lain yang mendekati.


Banyak grup di LINE, BB atau WhatsApp yang berisikan online shop dengan jumlah followers tertentu. Kalau anda sudah masuk ke komunitas ini, SFS dan saling promo akan jauh lebih mudah. Tawaran itu akan tiba setiap hari. Tinggal silakan anda yang menentukan mau ambil yang mana. anda juga bisa membuka jasa promo berbayar. Lumayan jadi pemasukan sampingan 🙂



Sumber mesti di isi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama