Affiliate Network. Dua ahad yang lalu aku ditagih oleh salah satu pembaca BixBux. Saya berjanji sama dia untuk menunjukkan kiat supaya dapat diterima masuk di Affiliate Network (selanjutnya cuma akan disebut : Network) Tier 1. Network tier 1 disini mungkin maksudnya network yang mempunyai reputasi manis, gak ada cacat di pembayaran dan ialah perusahaan yang besar lengan berkuasa dari sisi pembiayaan. Network yang duwitnya gak banyak bisa dipastikan akan hilang ditelan waktu.
Saya pernah bercerita di postingan lain, saya pun terdaftar di beberapa Network. Beberapa saja, bukan juga di banyak network. Buat saya, relasi baik dengan network jauh lebih penting daripada menjajal network gres. Seringkali bahkan, aku lebih menentukan running campaign untuk network yang telah memiliki kekerabatan baik. Walaupun payout offer lebih kecil, ketimbang pusing-sakit kepala menjalin korelasi baru. Menjalin jejaring mirip ini bermakna kita mampu dengan gampang menghubungi Affiliate Manager kita dalam kondisi apapun juga. Menanyakan offer-offer yang elok, EPC offer bahkan seringkali diskusi perihal landing page atau traffic source yang best converting. Saking deketnya, beberapa AM network telah kayak sobat.
Baca juga : Memilih PPV Network Untuk Campaign CPA
Sebelum mendaftar di network, ada baiknya kita tahu terlebih dahulu kelebihan yang kita punyai. Ini berafiliasi dengan jenis traffic yang kita punyai. Masing-masing network memiliki spesialisasi yang berbeda-beda. Ada network yang konsentrasi di appinstall, ada yang khusus di adult-dating, ada yang nutra/diets dan ada juga network yang cuma mempunyai produk pay-per-call. Ada juga sih banyak network yang memiliki banyak jenis offer, namun tetep saja lazimnya mereka memiliki konsentrasi di bidang tertentu. Seperti contohnya Mobvista yang mempunyai banyak offer appinstall, atau Jumbleberry yang konsentrasi di nutra atau bahkan ClickSyndicate yang punya beragam offer perhiasan.
Tren saat ini juga, network sungguh-sungguh selektif dalam memilih offer untuk affiliate-nya. Begitu masuk ke ClickSyndicate misalnya, kita hanya dikasih paling banyak 5 (lima) offer yang live di dashboard. Network lain juga banyak yang begini. Affiliate gres gak bakalan dikasih daftar panjang offer-offer yang mereka punyai. Kadang malah di dashboard kosong melompong. Disini peran korelasi baik dengan Affiliate Manager berperan. Kita musti rajin-bersungguh-sungguh request offer yang kita mau.
Mengapa network menjadi sangat hati-hati dalam menentukan affiliate? Simpel, mereka gak mau buang-buang tenaga. Mendingan ambil yang niscaya-pasti saja. Maen-maen dengan affiliate baru mampu jadi sungguh membosankan. Banyak nanya tetapi gak pernah action. Capek.
Di metode affiliate yang dipake, baik itu CAKE atau HasOffer, mereka juga harus membayar ongkos komplemen untuk additional impression atau additional click. Makara, kalo ada affiliate gres yang lagi nyoba-nyoba traffic tetapi gak convert, mampu jebol mereka. Hehehe…
Oke, balik lagi ke judul. Bagaimana caranya agar bisa diterima oleh network? Ini beberapa cara yang mampu dipakai :
1. Cara tercepat yaitu dengan mengikuti acara-program mirip Affiliate World Asia. Next-nya ada di Berlin tuh. Di program ini, banyak network besar yang jadi sponsor. Walaupun anda nubietol yang baru menggeluti di bisnis ini, kuncinya ialah, jangan sampai terlihat seperti amatiran. Berlagaklah mirip seorang affiliate yang telah malang melintang usang. Jangan lupa bawa kartu bisnis. Bisa kartu nama bisnis atau personal saja. Kalau kartu bisnis bisnis, pastikan usahanya di digital. Jangan bawa kartu bisnis bisnis badut atau jasa bersihin septitank. Gak akan laku.
Di acara itu, usahakan kenalan dengan orang-orang dari network. Datengin saja booth-nya dan tukeran kartu bisnis atau selebaran. Mereka akan menyambut dengan bangga setiap orang yang dateng nanya-nanya ihwal network-nya. Tanya apa apa deh. Kalau resah mau nanya apa, mulailah dengan ini network dari mana, spesialisasi-nya apa, dll. Pasang tampang penuh perhatian dan ramah. Paling nggak untuk menghargai mereka lah. Sebetulnya sih, jujur saja, mereka gak bakalan inget sama kita. Segitu banyak yang ditemuin selama acara berjalan.
Tapi bukan itu poinnya, jikalau kita udah tukeran kartu nama. Seminggu sesudah pulang dari program itu, email kita bakalan penuh sama penawaran join di network. Skype juga bakal jadi banyak yang request contact. Tinggal kita pilih-pilih tuh mau network yang mana. Join deh.
Kalau gak ada yang nawarin juga, liat kartu nama yang didapet. Kontak saja orang networknya. Bilang kalo udah ngobrol di program itu dan mau nyobain masuk networknya. Dijamin gak bakal ditolak.
2. Kalau anda gak sempet dateng ke program. Cara lainnya ialah dengan cari temen yang dateng ke program itu. Ambil semua kartu nama hasil tuker-tukeran. Kontak orang network yang ada di kartu bisnis itu dan bilang kalau anda telah bertemu di acara. Pura-pura aja ikutan acaranya. Sama seperti poin 1, dijamin bakal masuk.
3. Inti dari kedua kiat di atas ialah jejaring. Atau silaturahmi. Dari situ juga muncul kiat yang ketiga ini. Akan lebih mudah masuk ke network apabila kita memiliki kenalan atau sahabat atau semua orang yang telah menjadi affiliate disitu dan telah running traffic selama beberapa saat. Kalau ada teman anda yang udah masuk namun gak jalanin apa-apa disitu ya percuma saja. Gak bakal dikenal. Cari yang udah kirim traffic banyak dan profit.
Berdasarkan referal beliau, mintalah baik-baik untuk memasukkan anda di network yang serupa. Tentu saja pake link referal teman anda itu. Artinya, dia akan dapet sekian persen dari earning anda nanti. Tapi yang perlu diinget yakni, anda menjinjing nama baik teman anda itu. Kalau anda udah dimasukin ke network masih gak jalanin campaign juga, atau lebih parah lagi, contohnya ngasih traffic fraud, itu namanya bikin aib. Percaya deh, nanti teman anda juga yang kena. Pemain industri ini gak banyak, sekali nama anda jelek, bisa kebawa seterusnya ke network yang lain.
Baca juga : Perbedaan Affiliate Marketing dan Multi Level Marketing, Ketahui Dahulu Sebelum Mencoba
4. Kalau anda nekat mau daftar sendiri bisa saja. Ada kok formulir pendaftarannya. Isi semua pertanyaannya. Kalau anda sungguh-sungguhnubie, memang agak sedikit sulit alasannya niscaya ada pertanyaan : ada sekarang running di network apa, siapa Affiliate Managernya hingga dengan jenis offer apa yang anda promosikan. Repotnya, kalau anda jawab jujur, gak akan diterima di network anggun. Jadi keluarkan effort sedikit dengan menciptakan website perusahaan. Dummy saja. Isi perusahaan itu bergerak di agensi advertising atau di digital marketing. Daftarnya pake email perusahaan. Ini tidak akan serta merta menciptakan anda diterima sih. Tapi memperbanyak kesempatan untuk diperhatikan.
Kalau anda belum pernah jalanin affiliate marketing, sebutkan saja apa yang sudah pernah anda jalanin di internet marketing. Kalau maen adsense ya bilang saja jujur. Atau dulu misalnya maen Clickbank ya sebutin saja. Nanti bakal ditanya jenis traffic yang anda punyai. Sebutin saja jujur.
Bisa saja anda menyebutkan yang bombastis. Maen Clickbank contohnya. Trus bila mereka nanyain buktinya, tinggal inspect komponen saja dashboard Clickbank-nya. Mungkin ini bakal sukses. Mungkin. Soalnya gak pernah juga.
Oiya, network juga akan nanya jenis traffic yang anda punyai. Kalau anda maen facebook ads, jangan ragu-ragu untuk bilang. Bagus jikalau anda pernah maen paid traffic, baik mobile atau web. Makanya sebelum daftar network, baca-baca dulu ihwal paid traffic. Pelajari satu saja dan tentukan anda mengetahui betul isinya.
5. Ikutan lembaga berbayar semacam StackhatMoney (STM) atau AffPlaybook juga mampu mempermudah anda masuk ke network. Beberapa network malah secara khusus menjamin anda akan diterima masuk jikalau anda jadi member STM. Tinggal bicarakan saja anda member, kerap kali ada yang menanyakan nickname di lembaga apaan. Kasih aja.
6. Cara lainnya, mampu dengan masuk ke grup-grup yang membicarakan ihwal CPA atau affiliate marketing di facebook. Tunggu beberapa dikala, kemudian PM orang-orang yang kerja di network. Ngobrol dulu wacana traffic dan offer lalu minta mereka untuk memasukkan anda ke networknya. Tentu saja anda mesti tampil meyakinkan. Kalo terlihat sungguh sangat nubie wassalam deh. Mendingan cari pengalaman dulu dikit.
7. Jangan juga dilupakan step-step masuknya. Setelah anda mengisi formulir, terutama di network besar, nanti anda akan dijadwalkan untuk interview melalui telepon. Ini suka jadi dilema besar. Orang Indonesia kalo ngobrol sama bule lazimnya keringet acuh taacuh duluan, deg-degan dua hari, sampai perut mules akut. Wajar kok. Saya (dulu) juga gitu. Tapi kan ini tetep harus dihadepin. Yang nelp itu orang pendaftaran, mereka akan nanya hal-hal yang telah anda laksanakan. Inget ya, yang sudah anda jalankan.
Kalau anda ditanya, telah berapa usang anda di affiliate marketing trus jawabnya baru kemaren. Ya gak akan mampu. Masih mending kalo gak nutup teleponnya. Kuncinya gini, tentukan jawaban anda pas di interview sama dengan apa yang anda tulis di formulir registrasi. Kalau anda banyak bohong di formulir, ya pastikan bohongnya itu konsisten. Bisa ditentukan, orang pendaftaran itu pasti sedang melihat atau paling nggak sedang megang formulir registrasi yang anda isi sebelumnya. Kalau datanya berganti-ubah akan tertangkap basah bila anda masih amatiran. Hih, bohong kok amatir.
8. Kalau anda mau mengisi data yang nipu, gak papa sih. Tapi tetep saja anda harus memahami apa yang anda tulis. Fokus saja di pengetahuan anda ihwal affiliate marketing. Pelajari wacana offer, nanya2 ihwal traffic hingga dengan negara mana yang mendapatkan offer macam itu. Walaupun anda belum pernah running campaign apa-apa, tapi pastikan anda terlihat pinter di depan mereka. Jawab dengan sarat kepercayaan. Kalau bahasa inggris anda kurang baiklah, jawab saja pendek-pendek tetapi mereka ngerti. Bilang saja jika bahasa inggris anda kurang elok. Mereka bakal paham kok jika bahasa inggris di Indonesia gak dipake sehari-hari.
9. Saat ini banyak network yang nerima affiliate baru. Kalau anda bersungguh-sungguh, masukin aja satu-satu. Bikin list dulu networknya. Kalau gundah mulai dari mana, silakan lihat di Offervault.
Jujur saja. Sekian lama menggeluti affiliate marketing, makin tahu bila tidak ada cara gampang diterima di affiliate network. Rule of thumb-nya terperinci, semakin sulit diterima, bermakna network itu makin cantik. Karena aku pernah kerja di salah satu network, kesudahannya saya juga tahu capeknya jadi Affiliate Manager (AM) yang membawahi affiliate gres. Pasti akan banyak pertanyaan yang serupa.
Kebalikannya, kian gampang diterima, affiliate network-nya mesti dipertanyakan. Berarti ia perlu affiliate banyak. Gak peduli mutu, masukin aja semuanya, siapa tau nanti akan ada yang running traffic cantik. Istilah aku ya kayak maen bola, semakin banyak bikin assist, kemungkinan gol-nya lebih banyak.
Sumber mesti di isi