Investasi dikala ini dapat dikatakan memang sangat beragam mulai dari investasi saham, reksadana, obligasi, forex sampai dengan cryptocurrency. Tentu saja siapapun mampu melakukan trading bitcoin atau berinvestasi di cryptocurrency dan mendapatkan keuntungan. Salah satu momen paling populer dalam investasi cryptocurrency yakni pada simpulan 2017 dimana harga cryptocurrency baik Bitcoin maupun Altcoin melambung tinggi.
Info : Indonesia sudah mempunyai public blockchain sendiri, namanya Vexanium Foundation. Baca di : Mengenal Vexanium Blockchain Indonesia
Tapi tentu saja momen menerima keuntungan maksimal dari cryptocurrency ini tidak akan terus berulang jikalau Anda tidak memajukan skill dan taktik dalam berinvestasi. Pada biasanya para penanam modal pemula dalam investasi cryptocurrency tidak menerima keuntungan optimal atau bahkan mengalami kerugian alasannya mereka membeli koin yang tidak kredibel.
Lalu bagaimana caranya supaya Anda dapat menjadi investor cryptocurrency yang handal dan meminimalkan kerugian? Cek 50 kesalahan utama berikut ini yang umum dilaksanakan oleh para investor cryptocurrency pemula.
Daftar Isi
Minim wawasan akan basic dari cryptocurrency
Jika Anda ialah pemula dalam cryptocurrency trading maka semestinya Anda mempelajari beberapa basic penting dalam industri blockchain dan cryptocurrency. Seperti definisi dari blockchain dan cryptocurrency itu sendiri sampai circulating dan total supply dari coin yang hendak Anda beli. Pelajari lebih dalam juga mengenai exchange, wallet, private key dan public key. Untuk mengawali pasti hal yang merepotkan namun sudah banyak berita yang mampu Anda dapatkan di sumber seperti buku atau internet.
Baca juga : perbedaan token VS coin dalam dunia crypto
Tidak ada aksi yang dilaksanakan
Setiap harinya ada banyak penanam modal yang melewatkan potensi dalam investasi cryptocurrency. Mengapa mereka kerap melalaikan peluangyang prospektif ini? Karena tidak cukup percaya diri dan takut melaksanakan kesalahan. Padahal dikala Anda melaksanakan agresi, Anda akan mendapatkan pengalaman dan dengan pengalaman Anda akan mengambil keputusan lebih baik di kemudian hari.
Kurang paham dengan teknologi yang disediakan

Hal yang membuat bitcoin dan cryptocurrency yang lain tampakmenawan ialah teknologi yang berada di belakangnya. Tapi kalau Anda tidak mengetahui fondasi dari teknologi itu sendiri maka investasi Anda mampu sarat resiko. Tentu saja Anda tidak ingin bergantung pada wawasan orang lain dalam berinvestasi. Namun tentu saja Anda tidak bisa serta merta mencari info anonim di internet dan mempercayainya bundar-lingkaran, Anda perlu mencari sumber edukasi yang terpercaya, menyediakan waktu untuk berguru dan tentu saja menikmati proses pembelajaran itu sendiri. Ketika Anda telah mengerti perihal block reward, algoritma konsensus, pre-mining dan hal lazim yang lain maka skill Anda selaku investor independen akan bertambah. Sama seperti teknologi lainnya, teknologi blockchain terus terupdate setiap harinya maka pastikan Anda tetap terupdate dengan berita modern.
Baca Juga : 7 Alasan Belajar Blockchain
Mengabaikan biaya trading

Setelah Anda mempelajari tentang blockchain dan cryptocurrency pastinya kini saatnya Anda mengambil agresi atas hal gres yang telah dipelajari adalah mencari exchange yang sempurna dengan ongkos trading terbaik. Ketika para trader sudah mulai melakukan trading, mereka cenderung hanya berfokus pada profit kecil yang ditemukan dan mengabaikan biaya trading yang nampaknya kecil tetapi lama-lama akan menjadi bukit. Pastikan Anda melakukan riset terlebih dulu sebelum trading
Overtade atau Trading Berlebihan
Kebanyakan investor pemula melakukan sampai 20 trade per hari. Pada kesannya, fee trading akan menambah jumlah kerugian yang sudah didapatkan dari kesalahan trading. Ketika sudah melaksanakan kesalahan maka investor pemula condong akan melakukan trading lagi untuk menutupi kesalahan mereka. Pada kenyataannya tidak ada sampai 20 potensi trading yang baik dalam sehari. Terlalu banyak trading akan berakibat pada pengambilan keputusan yang jelek.
Tidak mempelajari cara membaca trading chart
Ketika Anda sudah mulai mengerti dinamika dasar tentang supply dan demand maka seharusnya Anda mulai untuk membaca trading chart atau yang lebih sering diketahui dengan teknikal analisis crypto. Teknikal analisis ialah teknik yang hendak membantu Anda memprediksi kurun depan cryptocurrency dengan mengevaluasi data pasar. Dengan membaca chart maka akan sangat membantu Anda dalam menjaga portfolio investasi Anda.
Baca Juga : Mengenal leading dan lagging indikator di cryptocurrency
Penggunaan tabungan untuk trading
Peraturan investasi paling pertama: Jangan berinvestasi lebih dari yang Anda bisa kehilangan. Dalam dunia investasi, Anda mesti siap untuk kehilangan berapapun yang telah Anda investasikan. Ketika harga sedang tidak stabil, Anda harus tetap tenang dan stabil supaya tidak tergoda dengan keserakahan yang mau berakibat pada kerugian besar. Namun faktanya dikala Anda berhasil menerima laba besar maka Anda akan lebih tergoda untuk menerima laba yang lebih besar lagi. Contohnya kalau Anda berinvestasi 5.000.000 dan lalu investasi Anda menjadi 15.000.000, tentu saja pada umumnya penanam modal akan pribadi menginvestasikan 15.000.000. Namun lalu harga pasar turun dan Anda kembali ke titik awal dengan memiliki 5.000.000.
Menganggap saham dan cryptocurrency merupakan hal yang sama
Ketika Anda ingin mengawali investasi maka Anda juga mesti mengambil waktu untuk belajar tentang investasi. Cryptocurrency bukanlah saham dan ketika Anda membeli cryptocurrency maka tidak mendapatkan dividen dan kepemilikan di perusahaan tersebut. Jika perusahaan mengeluarkan cryptocurrency maka akan sangat mudah bagi perusahaan untuk mendapatkan profit atau diakuisisi dimana Anda tidak mendapatkan keuntungan. Salah satu pengecualian di cryptocurrency ialah security token dimana token ini menawarkan kepemilikan perusahaan terhadap investor mereka.
Membeli token / koin yang murah secara mutu
Jangan membeli koin yang kualitasnya rendah dengan cita-cita Anda dapat berbelanja lambo ataupun private jet. Terdapat banyak penanam modal yang tidak teredukasi di dunia crypto dimana mereka membeli cryptocurrency dengan harga murah karena mereka berpikir potensi laba akan jauh lebih besar. Jika satu coin dihargai dengan harga 10 dan satunya lagi dihargai dengan harga 150. Kebanyakan penanam modal akan membeli koin dengan harga 10 alasannya mereka berpikir akan lebih gampang bagi koin untuk naik dari 10 ke 20 ketimbang koin dengan harga 150 naik ke 250.
Ini ialah jebakan yang umum. Ada beberapa aspek utama yang mempengaruhi harga koin / token ialah circulating supply (jumlah token beredar) dan value dari koin itu sendiri. Namun tidak jarang koin murah mempunyai circulating supply dimana mampu melemahkan harga koin. Jika circulating supply token tersebut sungguh besar dan mempunyai value yang sangat kecil maka kalau token / koin tersebut dihargai dengan harga 10 maka koin tersebut tidak undervalued dan memang sebaiknya diberi harga murah.
Cara yang lain untuk menimbang-nimbang potensi perkembangan suatu koin yaitu kapitalisasi market dari koin tersebut. Kapitalisasi market dapat dijumlah dengan rumus sebagai berikut: harga saat ini dikalikan circulating supply. Terkadang kapitalisasi market ini menjadi indikator yang lebih baik bagi penanam modal untuk menganggap valuasi dari koin tersebut.
Jika Anda ingin berinvestasi pada koin / token yang mau menjadi primadona selanjutnya, maka Anda mampu berinvestasi pada koin yang memiliki market cap yang rendah. Mengapa? Karena koin yang memiliki market cap rendah condong lebih memilih berpotensi untuk berkembang namun mereka juga memiliki resiko yang lebih besar juga bila dilihat dari segi.
Bila Anda ialah newbie dalam dunia investasi cryptocurrency maka semestinya Anda tidak pribadi mengambil koin / token jenis ini selaku instrumen investasi Anda dan memilih koin lain yang memiliki value dalam implementasinya.
Anda merasa bahwa Anda harus senantiasa benar.
Padahal investasi merupakan game spekulasi dimana Anda memerlukan keberuntungan dalam trading, penanam modal besar sekalipun. Untuk mengurangi kerugian dan memaksimalkan laba maka Anda perlu memasukkan sejumlah nominal investasi yang sempurna. Contohnya jika Anda melipatgandakan investasi Anda sebesar 55% maka Anda juga mampu kehilangan investasi Anda sebesar 45%.
Anda membuat kesalahan gegabah
Salah satu kesalahan yang paling kerap dilakukan oleh penanam modal cryptocurrency yaitu salah memasukkan alamat tujuan saat transfer. Ketika Anda sedang melakukan acara transfer-mentransfer maka seharusnya Anda tidak buru-buru dan tentukan alamat pengirim/akseptor telah benar. Pastikan Anda tidak mengetik ulang alamat yang sudah diberikan, cukup copy dan paste. Selain lebih cepat tentu saja akan meminimalkan kesalahan dalam mengetik alamat. Setelah Anda copy paste, selalu verifikasi lagi 2 huruf pertama dan 3 abjad terakhir.

Portfolio yang tidak di diversifikasi
Sama mirip tipe investasi lainnya, investasi cryptocurrency juga semestinya di diversifikasi. Meskipun Anda akan tergoda untuk berinvestasi dalam jumlah banyak sekaligus, perlu diingat untuk tidak menaruh semua telurmu di satu keranjang saja. Setiap investor yang berpengalaman melindungi aset mereka dari resiko kehilangan dengan melaksanakan diversifikasi aset. Anda mungkin akan melihat beberapa koin yang terkorelasi dimana saat satu koin naik maka koin yang lain akan turun. Jika Anda menggemari tipe koin yang mau meningkat secara utilitas dan harga di masa mendatang maka Anda mampu berinvestasi pada tipe koin mirip ini. Sebaiknya Anda menginvestasikan dana yang dimiliki pada minimum 5 tipe cryptocurrency.
Portfolio yang terlalu di diversifikasi
Meskipun Anda disarankan untuk melakukan diversifikasi pada portfolio Anda tetapi sebaiknya Anda tidak melakukan diversifikasi terlalu banyak. Karena kian banyak diversifikasi Anda maka akan kian banyak juga jumlah koin yang harus Anda pantau baik dari segi info ataupun dari segi harga. Sebaiknya Anda menginvestasikan dana yang dimiliki pada maksimum 10 tipe cryptocurrency.
Tidak melakukan riset secara langsung
Ada baiknya Anda melakukan riset sendiri secara eksklusif. Banyak investor yang melaksanakan investasi berdasarkan hype yang sedang berlangsung di facebook maupun twitter. Mereka pun biasanya membeli koin di harga tertinggi dan memasarkan di harga terendah karena cemas pada harga yang terus menurun. Lalu hal-hal apa saja yang mesti Anda perhatikan ketika melaksanakan riset? Mulai dari misi dari proyek tersebut, siapa saja tim inti dari proyek tersebut hingga kapan mainnet akan diluncurkan. Jika Anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut maka itu ialah permulaan yang baik.
Riset tidak dilaksanakan dengan benar
Ketika Anda telah memahami apa yang harus Anda riset maka tahap selanjutnya yakni memulai riset tersebut. Riset ini memang akan memakan waktu namun dikala Anda telah mulai Anda akan menyadari bahwa bertambah banyak Anda melaksanakan riset maka Anda akan kian baik dalam melakukan riset. Berikut ialah beberapa hal basic yang dapat Anda lakukan:
- Mencari thread announcement dari koin tersebut di bitcointalk.org dan situs web koin tersebut.
- Mencari gosip di internet untuk mencari apakah ada review yang bagus dan buruk. Jika Anda menerima banyak review scam tentang koin tersebut maka Anda semestinya mencari penyebab lebih dalam penyebab isu scam tersebut.
- Mengecek pada kondisi koin tersebut seperti market cap, trading volume, histori harga, dan total circulating supply.
- Melakukan cross-check untuk setiap referensi yang Anda dapatkan, jangan pernah bergantung cuma pada satu opini saja.
Tidak up to date dengan investasi yang dilaksanakan
Jika Anda mempunyai 5 hingga 7 investasi atau lebih maka Anda memiliki tanggung jawab yang lebih besar bila dibandingkan kalau Anda memiliki investasi yang sedikit. Pastikan Anda tetap terupdate dengan setiap pertumbuhan dan harga dari koin-koin yang Anda pilih. Pastikan Anda mengawasi sosial media serta blog, bergabung di channel mereka mirip Telegram/Discord dan juga bookmark website mereka dan thread di Bitcointalk.org.
Tidak menggunakan tools terbaik
Industri cryptocurrency terdiri dari orang yang inovatif dan pekerja keras yang umum memperlihatkan tools-tools terbaik untuk dipakai. Pastikan tidak hanya bergantung pada pengetahuan Anda saja tetapi juga memakai tools terbaik guna mendapatkan taktik investasi dan pengambilan keputusan yang terbaik.
Baca : Tools Trading Cryptocurrency
Tidak mengikuti rencana investasi yang telah dilaksanakan
Banyak investor yang terbawa suasana ketika harga di market sedang tinggi. Ketika portfolio Anda mencapai all-time-high, maka mereka hanya ingin meraih hasil yang lebih tinggi lagi. Namun saat harga mulai menurun, para penanam modal biasanya juga tidak memasarkan koin mereka dan tetap hold koin hingga harga mencapai 0 alasannya adalah mereka cukup keras kepala untuk tetap mempertahankan investasimu.
Cara terbaik untuk menyingkir dari hal ini adalah dengan menetapkan sasaran, tetap berpegang pada target tersebut dan jangan serakah. Kaprikornus dikala Anda sudah mulai berinvestasi tentukan Anda telah mempunyai planning.
Profit tidak diambil
Jika Anda ingin investasi pada cryptocurrency Anda mendapatkan profit maka Anda mesti secepatnya memasarkan dan melakukan akumulasi pada profit. Mari kita belajar sejenak pada tahun 2017, banyak penanam modal yang mau menjadi kaya dari investasi mereka jika mereka menjual investasi yang mereka miliki. Namun kenyataannya banyak penanam modal yang menjadi serakah dan tetap mempertahankan investasi mereka berharap bahwa harga akan naik lebih lagi. Hal yang perlu diingat bahwa Anda tidak akan mendapatkan profit Anda selama Anda tidak memasarkan investasi yang dimiliki.
Cut loss tidak dijalankan saat harga turun
Jangan menyimpan koin yang sudah tidak Anda percayai. Jika Anda berniat untuk melaksanakan cut loss sebanyak 15% maka semestinya tetap berpegang pada rencana tersebut.
Membeli di harga tinggi
Ketika para penanam modal membeli BTC pada harga $15.000 atau $20.000 pasti banyak keluarga atau sahabat yang bertanya tentang cryptocurrency. Hal ini ialah naluri insan dimana mereka akan mengikuti tren yang sedang berlangsung. Jangan pernah berbelanja dengan harga tinggi utamanya saat koin akan menjamah fase all-time-high. Membeli koin dalam harga tinggi mungkin akan menjadi keputusan yang tepat dalam beberapa case namun persentase kerugian akan lebih besar dibandingkan persentase profit yang didapat.

Jangka waktu HODL koin yang kurang usang
Di sisi lainnya, banyak investor yang kurang sabar dan melaksanakan cut loss terlalu cepat sebab terbawa emosi. Perlu diketahui bahwa market dari cryptocurrency sendiri terdiri dari cycle dimana harga akan naik dan turun secara drastis. Jika Anda beli di harga tinggi maka Anda perlu menunggu beberapa fase lagi sehingga harga akan menyentuh harga yang lebih tinggi dan Anda akan mendapatkan profit namun mampu saja fase ini memakan waktu setahun. Namun perlu diingat bahwa jikalau Anda masih yakin pada projek koin tersebut maka hal terbaik yang bisa Anda kerjakan ialah tabah dan tetap menyimpan koin tersebut walaupun harganya turun drastis.
Tidak Membeli di Harga Rendah
Kata Warren Buffet di atas memang benar adanya.
Tidak mengetahui kalkulasi basic
Setiap penanam modal yang berhasil perlu mengetahui matematika dasar dibalik aktivitas trading. Berikut yaitu beberapa teladan kasus yang cukup membingungkan secara matematika:
- Jika harga aset Anda turun sebanyak 50% maka aset tersebut bukan memerlukan naik sebesar 50% untuk masuk ke modal permulaan namun perlu naik sebesar 100%. Contohnya jika Anda berbelanja koin di harga $100 dan koin tersebut turun ke harga $50 maka koin tersebut perlu untuk naik 100% dari harga 50% ke $100 lagi. Jika harga cuma naik 50% maka Anda akan mempunyai $75 dan masih mempunyai kerugian sebesar $25.
- Perbedaan yang dialami antara 80% kerugian dan 95% kerugian merupakan kerugian yang cukup signifikan. Untuk kembali ke tahap permulaan setelah mengalami 80% kerugian, koin perlu naik sebanyak 5x. Namun untuk kembali ke tahap permulaan sesudah mengalami 95% kerugian, koin perlu naik sebanyak 20x. Perbedaan akan kian besar setiap penurunan sebesar 10%.
Menyimpan stable coin yang institusi penerbitnya tidak jelas
Sebaiknya Anda menyingkir dari untuk menyimpan koin jenis ini sebab tidak semua stable coin akan memberikan keuntungan yang optimal pada portfolio Anda.
Baca juga : Apa itu stablecoin
Tidak adanya 2FA (Two Factor Authentication)
Industri cryptocurrency merupakan industri yang memiliki banyak potensi tetapi juga merupakan industri yang sangat berbahaya. Salah satu hal yang paling penting dalam cryptocurrency ialah memajukan keselamatan dari cryptocurrency Anda. Mengaktifkan 2FA merupakan layer lain dalam keamanan login. Mengaktifkan 2FA dalam setiap situs web yang sensitif ialah kebiasaan penting yang perlu Anda terapkan untuk meningkatkan sekuritas dalam akun Anda. Kebanyakan media yang menyimpan cryptocurrency mirip exchange atau wallet niscaya menawarkan Anda untuk mengaktifkan 2FA.
Untuk mengaktifkan 2FA, Anda perlu download aplikasi baik Authy atau Google Authenticator dan melakukan sync dengan exchange atau wallet via QR Code. Ketika 2FA sudah aktif, maka setiap Anda login ke dalam exchange/wallet, Anda perlu memasukkan username, password sampai passcode. Passcode pada aplikasi akan berganti setiap 30 detik dan saat seseorang membajak akun Anda maka mereka juga memerlukan handphone Anda.
Exchange menjadi tempat Anda menyimpan coin
Salah satu motto yang paling lazim di industri cryptocurrency ialah :
kalau Anda tidak menertibkan key Anda maka Anda tidak mengatur koin Anda.
Exchange ialah sasaran empuk bagi hacker dan senantiasa berada pada resiko. Ketika Anda menyimpan koin di exchange maka yang mengontrol koin Anda ialah exchange. Anda mampu dikatakan lebih mempercayai keselamatan exchange dibandingkan keselamatan Anda sendiri. Hal terbaik yang perlu Anda lakukan adalah menyimpan koin di personal wallet
Tidak memiliki hardware wallet
Jika investasi cryptocurrency Anda berjumlah lebih dari $500 maka hardware wallet merupakan investasi yang tepat untuk Anda.
Baca juga : Apa itu decentralized crypto wallet
Mengapa? Karena hardware wallet tidak terhubung dengan internet dimana bermakna bahwa hacker cuma dapat mengambil aset Anda saat mereka mengambil hardware wallet Anda dan mereka juga memerlukan passphrase untuk mengaksesnya. Hal ini pasti membuat hardware wallet memiliki tingkat keselamatan yang berlipat ganda. Jika Anda memiliki budget lebih maka seharusnya Anda menyimpan $500 Anda di 2 hardware wallet yang terpisah. Wallet yang kedua dapat berfungsi selaku backup jika Anda kehilangan wallet yang pertama.
Kurang memahami tentang persoalan keamanan di internet
Baik wallet atau website yang Anda pilih untuk menyimpan aset Anda tentu menyimpan data pribadi Anda. Pastikan Anda mengamankan data itu sebaik mungkin. Ketika Anda sedang memakai wallet, hardware atau desktop maka tentukan Anda menghindari wifi di kawasan biasa , menyingkir dari menggunakan software yang tidak terjamin keamanannya dan tentu saja menggunakan password yang besar lengan berkuasa. Satu hal yang paling penting yakni tidak memakai e-mail Anda sehari-hari ketika sedang bermasalah dengan aset cryptocurrenc, semestinya Anda menggunakan e-mail yang berlainan.
Tidak adanya back up untuk isu yang sensitif
Pastikan Anda senantiasa melaksanakan backup pada 2FA dan data wallet. Jika Anda kehilangan komputer dan belum melaksanakan backup pada private key, seed, atau passphrase Anda tidak dapat mengakses aset Anda lagi untuk kedepannya. Hal yang sama pun berlaku pada exchange bila Anda kehilangan handphone dan belum menyimpan 2FA Anda.
Wallet dan exchange kebanyakan akan mengarahkan Anda selama proses registrasi pastikan saja Anda membaca dan mengikuti aba-aba mereka dengan hati-hati. Untuk 2FA, semestinya Anda melakukan backup secara tertulis dan tidak disimpan di handphone sehingga dikala handphone Anda hilang maka Anda masih tetap dapat mengamankan aset Anda.
Terkena Penipuan
Anda harus selalu berhati-hati ketika berinvestasi di dunia cryptocurrency. Terdapat banyak penipu di dunia crypto dan mereka menjadi lebih arif seiring dengan berjalannya waktu. Pastikan Anda mengamati cara berikut biar terhindar dari penipuan:
- Lakukan double check pada URL yang akan Anda datangi. URL sendiri mampu disematkan di dalam teks dimana Anda dapat klik pada suatu link yang sensitif dan selsai di URL yang berlawanan.
- Perhatikan dengan seksama domain yang diberikan. Pastikan domain yang Anda datangi benar dan tidak typo. Contohnya Anda berencana untuk masuk ke coinbase.com namun ternyata link yang Anda klik adalah coiinbase.com. Tentu saja hal ini dijalankan oleh para penipu untuk menerima uang Anda.
- Hindari peluang yang menawarkan untuk menerima duit dengan gampang. Setiap kali Anda ditawarkan potensi untuk menjadi kaya secara online kemungkinan besar hal itu ialah penipuan. Contohnya ialah denah ponzi yang dijalankan oleh BitConnect.
- Andalkan Google dan komunitas. Ketik [Website yang Anda tuju+scam] atau [Website yang Anda tuju+review] di Google maka Anda akan menerima apa yang Anda perlukan.
Tidak memperoleh komunitas yang dapat dipercaya
Komunitas online akan sungguh membantu Anda ketika Anda mengalami kesusahan di cryptocurrency. Ketika Anda mengalami kesulitan untuk memakai exchange atau mengetahui bitcoin secara fundamental maka seharusnya Anda secepatnya bergabung dengan komunitas terdekat. Selain itu dengan komunitas maka Anda mampu mendapatkan update yang konsisten tentang dunia cryptocurrency.
Termakan ulasan influencer
Terkadang tidak setiap produk yang dipromosikan oleh influencer merupakan produk yang anggun. Karena niscaya ada saja influencer yang dibayar untuk mengiklankan suatu produk walaupun produk itu jelek sekalipun. Jika Anda percaya begitu saja tanpa melaksanakan riset secara langsung maka Anda akan membayar kesalahan Anda dalam jumlah yang cukup besar.
Percaya pada hype yang sedang berlangsung
Sekali lagi, jangan percaya begitu saja pada hype yang sedang berlangsung. Tetap lakukan riset Anda sendiri. Jika koin tersebut tampakterlalu prospektif maka dapat dipastikan maka koin tersebut yakni penipuan. Namun kalau Anda menilai bahwa belum ada yang baru di market, maka sebaiknya Anda tidak mengambil langkah apapun. Contoh nya hal yang terjadi pada cryptocurrency yang bernama COIN. COIN kerap menjadi perbincangan pada sosial media serta forum dan tentu saja banyak orang yang membeli koin tersebut. Namun 12 bulan sesudah ramai diperbincangkan, COIN merosot tajam sebanyak 98%. Jika orang di sekitarAnda kerap memperbincangkan perihal cryptocurrency maka itu adalah dikala yang sempurna bagi Anda untuk menjualnya.
Tidak adanya orang yang mau berbelanja koin Anda di market alias illiquid / Tidak Likuid
Likuiditas sendiri ialah kondisi market dimana market akan mengambil (ada order buy) setiap aset yang disediakan untuk dijual ataupun dibeli. Untuk mengenali seberapa likuid token / koin yang Anda beli mampu dicek di CoinMarketCap. Likuiditas sendiri merupakan hal yang penting di cryptocurrency. Jika koin Anda mempunyai likuiditas yang rendah maka sebaiknya Anda memasarkan koinnya segera. Namun jikalau Anda ialah pemula dan ternyata terjebak dalam kondisi illikuid maka semestinya Anda merelakan duit Anda.
Termakan FOMO (Fear Of Missing Out)
FOMO sendiri ialah sikap biasa yang terdapat di dunia cryptocurrency. FOMO merupakan kondisi dimana investor merasa mereka akan kehilangan sesuatu yang besar dan pastinya langsung masuk ke dalam market tanpa pertimbangan yang masak. FOMO tentu akan kian terasa dikala CEO dari proyek koin Anda menginformasikan bahwa dalam waktu akrab akan ada partnership dan sejenisnya. Selain itu banyak influencer yang juga akan mengambil keuntungan dengan menerangkan tentang cryptocurrency tersebut kepada para follower. Pastikan Anda melaksanakan keputusan investasi tidak menurut emosi tetapi berdasarkan nalar dan emosi.
Termakan FUD (Fear, Uncertainty, Doubt)
FUD merupakan kondisi yang berkebalikan dengan FOMO. FUD ialah keadaan dimana penanam modal merasa was was, ketakutan, dan sarat dalam ketidakpastian. Tujuan dari FUD ini sendiri yakni biar penanam modal menjual investasi mereka secepat mungkin di angka yang rendah.
Melakukan Panic Sell
Selain FUD, hal lain yang menimbulkan penanam modal memasarkan koinnya secara cepat ialah turun secara drastisnya harga koin. Tapi dengan turun drastisnya harga koin bukan berarti bahwa harga koin akan turun lebih dalam lagi. Pastikan Anda jangan tergesa-gesa dan bahas keputusan Anda dengan sesama investor cryptocurrency. Kendalikan emosi dan fikirkan keputusan Anda berkali-kali. Ingat bahwa industri cryptocurrency ialah industri yang fluktuatif dan Anda juga mesti siap untuk menanggung kerugian dalam jumlah yang cukup signifikan.
Percaya pada propaganda media
Sebagian besar media terkadang merilis informasi yang negatif dan terkadang mengancam industri cryptocurrency. Berita tersebut bisa saja tentang negara yang melarang cryptocurrency atau ihwal bagaimana Wall Street tidak berminat masuk ke dalam industri tersebut. Dan tentu saja berita-info tersebut bermaksud untuk mendapatkan klik, menciptakan kontroversi dan terkadang FUD. Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan investasi cryptocurrency Anda adalah dengan membaca artikel tersebut secara rincian dan bukan headlinenya saja.
Terikat secara emosional pada token / koin Anda
Banyak penanam modal yang terlalu terikat pada token/koin yang mereka pegang secara emosional. Meskipun projek tersebut sudah ditinggalkan oleh tim dan di delist dari exchange namun pada umumnya investor tidak akan menjual alasannya adalah mereka terlalu percaya bahwa harga akan naik kembali. Selalu gunakan akal dan fakta dikala sedang berinvestasi.
Kehilangan ketabahan
Tetap sabar karena hal inilah yang kerap dijalankan oleh penanam modal yang sukses. Anda mungkin akan merasa putus asa untuk mencari potensi berikutnya dalam investasi cryptocurrency. Dengan kata lain, investor yang sukses dapat menanggulangi kerugian dalam bertahun-tahun dengan HODL koin alasannya mengetahui dengan pasti arah market. Jika kamu tidak tabah dan minim wawasan maka Anda akan selalu beli koin di ketika yang salah
Tidak berpikir dengan jernih
Pastikan untuk tetap damai dan rileks. Sebaiknya Anda menginvestasikan dana yang dapat Anda relakan untuk hilang. Jika Anda terpengaruh dengan informasi buruk yang ada di media maka kemungkinan besar Anda akan menciptakan keputusan yang buruk.
Kurang mengerti dinamika market
Bitcoin sendiri cuma mempunyai 40%-60% dari total likuiditas market alasannya adalah terdapat ratusan altcoin dan altcoin ini berkolerasi dengan Bitcoin. Tidak memahami relasi ini tentu saja akan berakibat pada pengambilan keputusan yang jelek. Investor yang menciptakan dari crypto tentu saja sangat mengetahui akan hal ini. Ketika market sedang turun lazimnya Bitcoin akan lebih tahan tekanan dibandingkan dengan Altcoin dikala pada tahun 2018 rata2 Altcoin turun 95% sedangkan Bitcoin turun sebanyak 80%. Untuk mengetahui timeframe market yang lebih rincian mampu di cek di coinmarketcap.com. Pastikan Anda menyaksikan time frame dari beberapa koin yang hendak Anda investasikan.
Mengabaikan airdrop
Airdrop merupakan hal gratis yang dapat Anda dapatkan tanpa mengeluarkan usaha yang banyak. Kebanyakan projek baru akan menunjukkan airdrop koin gratis selaku taktik marketing untuk meningkatkan awareness. Mungkin Anda butuh untuk daftar di website mereka untuk mendapatkan airdrop gratis namun kadang-kadang tidak ada yang perlu dilaksanakan untuk menerima airdrop. Untuk menerima gosip mengenai airdrop, Anda mampu cek Airdrop Alert.
Tidak mempunyai antisipasi untuk fork
Dari sudut pandang beberapa penanam modal, hard fork juga dapat dikategorikan sebagai airdrop. Contohnya yakni Bitcoin Cash yang merupakan hard fork dari Bitcoin dimana setiap investor Bitcoin menerima 1 Bitcoin cash untuk setiap Bitcoin yang mereka simpan di wallet. Selain itu tentukan juga wallet yang Anda gunakan mendukung fork. Gunakan Coinscalendar untuk mengenali update terakhir mengenai hard fork.
Tidak mempercayai rumor yang beredar
Biasanya projek cryptocurrency akan meluncurkan koin mereka sebelum produk tamat dibentuk. Rumor ihwal ini akan beredar di golongan komunitas tentang bagaimana produk ini akan dibuat, perusahaan yang akan berafiliasi dengan mereka dan exchange apa saja yang akan menglist cryptocurrency ini.
Terlalu mempercayai isu yang beredar
Ketika gosip telah keluar maka kebanyakan investor pemula akan masuk ke market dimana para investor sudah menjual koin mereka. Makara ketimbang Anda baru mulai berbelanja koin dikala sudah ada berita yang beredar seharusnya Anda berbelanja koin dikala sudah ada rumor yang beredar di komunitas.
Tidak merencanakan diri untuk bull market
Ketika Anda yakin bahwa market cryptocurrency sudah mati dan menjual semua koin Anda maka Anda sudah kehilangan sebuah potensi keuntungan yang cukup besar. Karena bull market pada crypto dapat terjadi ketika-waktu. Sebaiknya Anda tetap menyimpan sebagian koin Anda di wallet.
Sentimen market tidak Anda perhatikan
Jika sentimen market cukup beragam maka begitu pula dengan harga. Ketika Anda merasa bahwa harga dapat naik lebih lagi kerap kali yang hendak terjadi justru sebaliknya. Maka semestinya Anda tetap memikirkan perihal sentimen market saat ingin berinvestasi di cryptocurrency.
Salah satu teladan sentimen yaitu sentimen yang terkait dengan bitcoin halving.
Tidak menerima bunga dari kripto Anda
Jika Anda cuma menyimpan kripto Anda di wallet atau exchange maka Anda melewatkan kesempatan mendapatkan bunga. Anda dapat memasukkan kripto Anda di staking crypto atau Dapp (Decentralize App) lending crypto / bantuan crypto.
Minim wawasan akan pajak
Overtrading juga meningkatkan kewajiban Anda akan membayar pajak. Setidaknya hal itu yang terjadi di Amerika Serikat dan Kanada. Kebanyakan penanam modal berpikir bahwa mereka cuma perlu mengeluarkan uang pajak dari setiap profit yang mereka dapatkan dari trading. Padahal sebenarnya mereka perlu mengeluarkan uang pajak dari setiap transaksi crypto yang dijalankan. Mengabaikan pajak dan trading fee secara tidak eksklusif akan mensugesti strategi investasi cryptocurrency Anda.
Informasi Lain Tentang Cryptocurency :
Belajar Trading Crypto : 10 Jebakan Yang Harus Diketahui Trader Pemula
Ranking Tempat Trading Bitcoin Terbaik Indonesia yang Terdaftar Bappepti 2020
Sumber harus di isi
