
Vexanium.com adalah indonesia public blockchain platform yang mendukung terjadinya revolusi industri di Indonesia. Vexanium menggunakan bahasa pemrograman C++ , yang ialah bahasa pemrograman yang sungguh terkenal dan banyak dipelajari oleh mahasiswa di Indonesia, selain C++, bahasa pemrograman lain yang juga digunanakan ialah Phyton dan WebAssembly.
Dengan teknologi blockchain, uang menjadi “programmable”
Revolusi Industri 4.0 ….. niscaya Anda pernah mendengarnya.
Tetapi apa sih bantu-membantu revolusi industry 4.0 itu ?
Dan apa saja yang perlu diketahui oleh programmer terkait dengan revolusi industry 4.0 ?
Revolusi industry 4.0 nama yang diberikan untuk trend yang terkait dengan otomasi dan data exchange, pada awalnya ungkapan “revolusi industry” banyak dipakai di industry manufaktur, tetapi banyak juga dipakai di industry lainnya.
Ada banyak elemen yang men-driving transformasi industry 4.0 : 3D printing, robot, automation, IoT, Machine learning, digitalisasi supply chain. Teknologi selanjutnya yang mau berkontribusi secara massif terhadap revolusi industry yaitu blockchain.
Ketika kita mencermati lagi use case dari manufaktur periode depan, dan mencocokkannya dengan karakteristik blockchain, Anda akan mendapatkan bahwa blockchain yakni teknologi yang sangat penting untuk transformasi dari industry manufaktur.
Baca Juga : Apa saja faedah dan kelebihan teknologi blockchain ?
Blockchain mampu menunjukkan value yang besar saat ada keperluan banyak partisipan dalam sebuah network (yang tidak saling mengenal) melakukan transaksi satu sama lain, atau melaksanakan pertukaran data satu sama lain di dalam suatu environment yang mampu diandalkan. Dengan adanya blockchain, duit atau money bisa menjadi “programmable” dengan smart contract sehingga banyak aktivitas yang mampu diotomasi.
Teknologi blockchain memiliki kesanggupan untuk mengembangkan proses manufaktur sebagai berikut :
- Otomasi dan integrasi supply chain
- Tracking & tracing product lifecycle
- Membagikan dan mengamankan IoT intelligence
Public blockchain platform di Indonesia yakni Vexanium.com yang menggunakan bahasa pemrograman C++ , yang merupakan bahasa pemrograman yang sungguh terkenal dan banyak dipelajari oleh mahasiswa di Indonesia, selain C++, bahasa pemrograman lain yang juga digunanakan yaitu Phyton dan WebAssembly.

Seperti apa revolusi industry 4.0 : Gabungan blockchain dan Artificial Intelligence
Blockchain mampu menanggulangi banyak inefisiensi di dalam teknologi yang ada kini melalui kemampuannya melaksanakan desentralisasi dari ownership dan sharing data.
Saat ini, data dalam jumlah massive dimiliki cuma oleh perusahaan besar seperti Google, Facebook, Baidu, disebut dengan “oligopoly data”, sehingga hanya perusahaan ini saja yang bisa secara continue memajukan kemampuan AI mereka.
Blockchain bisa mem-break down oligopoly data melalui ownership data dan control data secara individu. Hal ini akan membuka akses data yang sungguh besar untuk digunakan oleh developer AI yang sebelumnya tidak memiliki terusan data sebesar ini.
Artinya, ke depannya akan ada data marketplace, atau pasar data untuk developer yang memerlukan data untuk projectnya. Data marketplace yang terlepas dari oligopoly perusahaan besar ini akan membantu programmer individual atau softwarehouse kecil untuk masuk ke dalam pasar dan menciptakan aplikasi yang dibutuhkannya dan membuat industry lebih maju dengan AI.
Seperti inilah data akan disimpan, dijual dan didistribusikan di revolusi industry ke 4.
Ketika Artificial Intelligence dan blockchain diaplikasikan gotong royong, akan menunjukkan dukungan ganda dari serangan cyber. Algoritma machine learning bisa ditraining untuk mengotomasi deteksi serangan secara real time dan secara continue mempelajari behavior dari serangan yang ada, sehingga mempertebal pemberian dari malware. Sedangkan sifat desentralisasi dari blockchain bisa melindungi dari sifat bawaan AI yang sentralisasi, sehingga mampu melindungi dari serangan yang mesti melalui banyak gerbang masuk terlebih dulu.
Baca Juga Informasi Lainnya Tentang Teknologi Blockchain
Mengenal Teknologi Blockchain Sebagai P2P Decentralized Network
Sumber mesti di isi