
Jaman sekarang, ilmu yang terpenting mesti dipunyai yaitu ilmu copywriting. Kemampuan untuk mempersuai orang lain ini banyak dipakai oleh toko online, baik yang besar maupun yang kecil, utamanya dipakai untuk menciptakan landing page.
Pengalaman lebih dari 10 tahun membuat landing page dengan berbagai angle copywriting, menciptakan aku memahami betul, copywriting jualan gak mampu dibikin dalam sejam dan sekali jadi. Ya baiklah, kecuali copy paste dari yang sudah ada.
Baca juga: Perbedaan Landing Page, Squeeze Page dan Sales Page
Pekerjaan copywriting ini juga gak mampu diburu-buru. Harus tabah dan banyak latihan. Semakin sering menciptakan landing page, makin terasah kemampuan anda untuk membuat copywriting jualan yang menarik.
15 Copywriting Jualan di Landing Page dan Contohnya
Membedah copywriting jualan ini harus dimengerti bahwa tidak ada jalur pintasnya. Copywriting landing page yang baik tetap mesti di A/B testing untuk mengenali mana yang paling banyak konversinya.
1. Makan cacing lebih baik ketimbang makan steak.
Walaupun saya suka makan steak, namun ikan lebih senang cacing. So when I go for fishing, I dont bring steak. I bring cacing’. Think about what your AUDIENCE wants, NOT what you want.
2. Nulis kayak anak SD.
Semakin pinter orang, umumnya makin rumit bahasanya. Complex words # Better writing! Copywriting yang baik, bahasanya mesti mampu dikenali oleh anak Sekolah Dasar. Ini berlaku sama dengan presentasi. Makin mudah, semakin powerful.
3. Selling to everyone is selling to no one!
Ini bener banget. The best copy is written with ONE person in mind. Caranya gini: tulis seakan-akan kau sedang memecahkan masalah seseorang yang ada di depanmu.
4. The BIG 7!
Untuk setiap copywriting yang ditulis, musti ada 7 ini:
– Big Problem
– Big Idea
– Unique Mechanism
– Big Promise
– Unique Selling Proposition (USP)
– Irresistible Offer
– Solid proof
5. Research is KING!
Banyak yang berpikir, copywriting is all about writing. False! Copywriting itu 10% writing dan 90% yakni hasil riset yang dijalankan. Kedalaman riset yang akan membuat calon pembeli percaya. Menulis itu formalitas saja.
6. Slippery Slope Concept!
Apa gunanya headline? Agar orang membaca subheadline. Apa gunanya subheadline? Agar orang membaca kalimat pertama. Apa gunanya kalimat pertama? Agar orang meneruskan ke kalimat kedua. Dst.
7. First time always sucks!
Gak ada yang bisa nulis copywriting langsung jadi. Jadi siapkan waktu, penghapus, pensil, dll. Hasil akan makin manis sehabis di edit, hapus, tambahin, tulis lagi, minimalkan, dst.
Semakin banyak revisi, makin menyempurnakan.
8. Open More Loops!
Gak mudah untuk menjaga atensi visitor supaya mengikuti alur storytelling dalam copywriting kita. Makanya, harus open more loops.
Contoh: Selalu akhiri paragraph dengan..
– Maksudnya begini lho..
– Ketika itu terjadi, maka..
– Kaprikornus bahwasanya begini…
– Tapi, itu gak perlu terjadi…
9. The lead > The copy.
Anda membuatbanyak landing page dengan variasi copywriting.
LP 1 > lead banyak, copywrite jelek
LP 2 > lead dikit, copywrite manis
Pilih LP1. Fokus pada hasil, bukan pada ego membuat copywrite yang menurut kau elok.
10. Fill the Gap!
Customermu ada di A. Dia pengen ke B.
Tugasmu adalah mengantarkannya dari A ke B dengan jalan yang paling praktis, langsung dan terpercaya. Gak boleh overpromise.
Copywriting itu mesti bisa meyakinkan bila kita mampu mengantarkan customer itu dari A ke B. That simpel.
11. Mindset!
Makara copywriter itu anda mesti memposisikan diri selaku penyelesaian. Banyak yang gagal alasannya mereka memposisikan diri inferior dari customer mereka sendiri. Ini yang lazimnya membuat gagal, bahkan sebelum mulai menulis. BIG mistake!
You are the one with solution! You are helping THEM!
12. Jadikan komplen/keberatan (objections) customer jadi Selling Point!
Setiap keberatan dr customer yaitu potensi untuk memasarkan lebih.
Mis:
– Kenapa barang ini sangat murah? Ubah menjadi: Gak ada lagi middleman, ini harga wholesale terendah!
– Kenapa mahal? Ubah menjadi: Ini first class quality bro, gak akan ditemuin di kawasan lain!
13. Pake ANGKA! Numbers sell!
Misalnya:
– 213.987 orang di Indonesia yang sudah memakai produk ini tidak mungkin salah!
– Mau turun 15 kilo dalam 2 bulan?
– Cara dapet 100 juta cepat melalui digital marketing!
Orang berbelanja memang menggunakan emosional, namun logika juga digunakan untuk mendukung data yang ada.
14. Scarcity! Release the pitbull!
Misalnya:
– Kesempatan ini tidak akan datang 2x, manfaatkan kini sebelum besok ditutup!
– Transfer sekarang atau diskon menghilang!
– Senin harga naik!
15. Berlatih terus!
Semua copywriter hebat gak ada yang langsung jadi! Di dunia digital, bahkan hasil copywriting-nya akan di A/B Testing. Latihan menjadi kunci untuk menemukan feel, atribut apa yang penting untuk calon customer!
Langsung praktek yuk! Letsgoh!
Artikel disadur dari twit @immarkwilliam
Sumber harus di isi