Blockchain dan smart contract akan menenteng inovasi dengan menetralisir friksi-friksi atau kendala yang terkait dengan trust. Tetapi inovasi blockchain masih akan terbatas sampai smart contract mampu secara trustless (tidak butuh trust) menerima input data di luar ekosistem chainnya (data secara offchain). Decentralized oracle adalah gateway bagi smart contract untuk berinteraksi dengan dunia luar yang memiliki arti mengurangi ketergantungan dari satu sumber saja, hal ini akan menjinjing gelombang inovasi gres.
Decentralized oracle networks atau jaringan oracle terdesentralisasi menghilangkan sifat single point of failure dalam smart contract dengan cara mengutilisasi multiple data input. Hal ini memungkinkan reliabilitas yang bersifat end-to-end dan memungkinkan smart contract yang bersifat high value mampu berlangsung dalam low trust environment.
Daftar Isi
Apa Project Oracle yang Paling Terdesentralisasi ?
Saat ini chainlink adalah project oracle paling terdesentralisasi saat ini. Contohnya yaitu mempunyai 30 nodes untuk aggregator harga ETH/USA di mana 30 nodes yang terdesentralisasi ini mengantarkan informasi harga kepada smart contract atau project blockchain yang lain. Kebanyakan project blockchain yang mengklaim bahwa mereka akan menciptakan oraclenya sendiri juga telah berpartner dengan Chainlink. “Oracle Problem” yakni salah satu hambatan untuk adopsi blockchain yang lebih luas dan telah di solve oleh Chainlink.
Chart yang dibuat oleh Hyperledger di atas menawarkan seberapa permissionless project oracle yang ada. Chainlink dan Hivemind dirank selaku yang paling permissionless di chart di atas, namun Hivemind nampaknya sulit untuk dipakai secara mass alasannya adalah ikatannya dengan blockchain Bitcoin, berlawanan dengan Chainlink yang bersifat blockchain agnostik. Hivemind juga merupakan prediction market sehingga banyak digunakan dalam gambling dan bukan untuk onboarding data yang bersumber dari eksternal.
Kegunaan dari decentralized oracle
Setiap project blockchain yang menjajal melakukan hal selain dari digital store of value akan memerlukan jaringan decentralized oracle untuk menarik user memiliki potensi. Namun jika menggunakan oracle yang bersifat centralized akan menjadi single point of failure dan tidak mampu dipastikan reliabiltasnya.
Decentralized Oracle Untuk Smart Contract Produk Financial
Smart contract sangat cocok dipakai dalam produk finansial : interest rates swaps, put option dengan settlement cash (cash settled put option), decentralized leverage trading. Semuanya memerlukan trustless data feed untuk memastikan hukuman on chain bisa berjalan baik.
Contoh project yang menggunakan oracle untuk produk financial : CDx, dYdX, MakerDAO, Vega Protocol, 0x protocol.
Smart Contract Asuransi
Dengan sumber data (source of truth) yang bersifat trustless, berbagai macam produk asuransi bisa dibeli dan disettle secara programmatic dengan smart contract. Biaya terbesar bagi perusahaan asuransi ialah fraud, jadi oracle sangat penting. Beberapa teladan smart contract dalam asuransi :
- Pembayaran otomatis kalau penerbangan tertunda dengan Etherisc atau Fizzy
- Memberikan insentif kepada local oracle yang memverifikasi klaim secara setempat dan melaporkannya ke blockchain sebelum klaim dibayarkan oleh Nexus Mutual
- Mengkombinasikan AI dengan data geospasial untuk asuransi yang inovatif dan programmatic oleh FlyingCarpet

Pengiriman Barang / Shipment
GPS tidak senantiasa cocok untuk decentralize app / Dapp yang memerlukan berita lokasi yang reliable sebelum transaksi pembayaran dilakukan, karena adanya centralized point of failure yang mampu diserang. Namun dengan FOAM, info lokasi menjadi bersifat terdesentralisasi dan bisa lebih menggaransi klaim lokasi dengan menurunkan persyaratan trust dari lokasi.
Collateralized Lending & Stablecoin (DeFi)
Project blockchain DeFi yang menawarkan fasilitas menjaminkan crypto niscaya akan membutuhkan decentralized oracle untuk menawarkan data apakah likuidasi aset akan dilaksanakan, juga untuk mengambil aksi kapan menambahkan jaminan yang undercollaterized untuk menstabilkan kembali stablecoin jikalau nilainya terlalu jauh dari value yang semestinya. Misalnya DAI dari MakerDAO yang menjaminkan Ether membutuhkan banyak oracle yang melaporkan harga Ether untuk mengetahui kapan loannya undercollaterized sehingga akan dikerjakan likuidasi. Oracle ini diseleksi dan dikompensasi oleh token holder Maker.
Proses yang sama juga berlaku untuk trustless lending platform peer to peer seperti ETHlend (kini Aave) dan Dharma.
Prediction markets:
Prediction market mirip Augur, Gnosis yang bersifat meleverage knowledge of the crowd juga membutuhkan oracle untuk mensupply data.
Itu ialah pemahaman dan beberapa manfaat dari decentralized oracle. di mana Chainlink yakni salah satu project oracle yang paling hot di 2020 ini.
Informasi yang lain wacana blockchain
Manfaat Teknologi Blockchain Untuk Mengurangi “Kontrol Data Sebagai Liability”
Sumber harus di isi

