Swedia Segera Jadi Pemimpin Revolusi Cryptocurrency?

“Swedia ialah salah satu pemimpin di pasar Bitcoin global,” tegas Claire Ingram Bogusz, seorang peneliti di Stockholm School of Economics yang mengkhususkan diri dalam riset bitcoin dan cryptocurrency lainnya.


Baca juga: Seberapa Pentingkah Cold Wallet di Cryptocurrency?


Sebagai pusat FinTech terbesar kedua di Eropa, penduduk Swedia memiliki pengetahuan dan kompetensi yang cukup tinggi perihal FinTech. Keberadaan cryptocurrency di Swedia telah dipakai di berbagai sektor. Dari Malmö di selatan, tempat perusahaan solusi pembayaran menggunakan blockchain bitcoin selaku jembatan antara mata duit tradisional, sampai Boden di ujung utara, di mana beberapa perusahaan crypto mining dan blockchain mendirikan pusat data, Swedia telah memperkuat posisinya selaku hotspot untuk percobaan dan inovasi cryptocurrency. Di sisi lain, bab utara Swedia memadukan iklim hambar, energi listrik terbarukan, dan sumber daya alam yang luas – seluruhnya menjadikannya daerah yang sangat dicari untuk segala macam kinerja komputasi tingkat tinggi (High Performance Computing – HPC), tergolong penambangan bitcoin.


Baca juga: Bagaimana Cara Menghindari Penipuan (Scam) Di Cryptocurrency?


Pemanfaatan blockchain di Swedia tidak terbatas pada cryptocurrency. Otoritas pendaftaran pertanahan resmi negara itu, Lantmäteriet, menjadi yang pertama menerapkan teknologi blockchain guna memajukan “Digital Trust” yang diterapkan pada transaksi properti. Otoritas tersebut bekerjasama dengan bank dan perusahaan telekomunikasi untuk menciptakan “Smart Contract” pada blockchain yang memungkinkan pembeli dan pedagang untuk memakai tanda tangan digital untuk menandatangani pemasaran properti.


Baca juga: Sudahkah Anda Mencoba Taktik Trading Cryptocurrency Berikut?


Penjelasan lain untuk peningkatan aktivitas cryptocurrency di Swedia adalah perilaku keterbukaan pemerintah Swedia. Hal ini lalu mengembangkan minat perusahaan asing untuk mengoperasionalkan industri cryptocurrency di Swedia. Penggunaan duit tunai di Swedia perlahan menurun, kesannya pemerintah lokal berinisiatif untuk memperkenalkan “e-krona” sebagai perhiasan uang tunai (sebelumnya mata duit Swedia diketahui dengan sebutan Krona Swedia). Meskipun Swedia tidak mempunyai sektor keuangan besar mirip yang dibanggakan oleh beberapa sentra bitcoin terkemuka dunia yang lain, namun beliau memiliki otoritas pengawas keuangan yang sungguh responsif untuk bekerja dengan startup FinTech.


Mampukah Indonesia berkompetisi dengan Swedia untuk mengembangkan jumlah transaksi perdagangan Bitcoin ketika ini?


Baca juga:



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama