Seperti yang kita pahami, pandemi Covid-19 telah mengganti tatanan masyarakat tak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Pembatasan acara di publik dan sosialisasi secara fisik antar satu individu dengan lainnya pun diberlakukan selama pandemi ini berlangsung. Banyak kerugian pun dirasakan di beberapa sektor industri di dunia dikarenakan oleh situasi yang semakin tak menentu ini. Melihat hal tersebut, beberapa negara menganggap bahwa pembatasan pergerakan dan hukum stay at home tidak mampu selamanya dipraktekkan dan melonggarkan beberapa peraturan mobilitas, namun terus mengawasi penyebaran dan perkembangan dari Covid-19 tersebut. Hal ini dikarenakan untuk menjaga keseimbangan perekonomian.
Di sini lah muncul teladan hidup gres untuk berdampingan dengan situasi kini yang disebut sebagai gerakan ‘new normal‘. Pemerintah Indonesia pun kini tengah menyiapkan protokol skenario ‘new wajar ‘ di aneka macam lini. New normal adalah perubahan sikap untuk tetap menjalankan kegiatan wajar , namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 (Sumber: Kompas.com).
Kondisi ini tentunya juga kuat di kemajuan teknologi blockchain. Merespon hal tersebut, Vexanium bareng dengan AToken dan Nodes Community akan menyelenggarakan webinar yang membahas tentang bagaimana teknologi blockchain di industri ekonomi era new normal.
“Blockchain Technology For ‘New Normal’ Financial Industry”
Hari/ Tanggal : Selasa, 30 Juni 2020, pukul 14.00 WIB
Live online : via Zoom Meeting
Pembicara :
- Danny Baskara, Founder dari Vexanium
- Rhein Mahatma, Director dari Vexanium Education
- Ricky Ongkowijoyo, AToken Indonesia Brand Officer
- Muhammad Zaky, Business Development Executive Rupiah Token
- Damos Hanggara, CEO & CO-Founder of Trusti.id
- Fransiskus Bupu Awadu’a, Business Development Specialist of Indodax
- Duwi Sudarto Putra, CEO of digitalexchange.id
Webinar ini dapat diakses pribadi di ponsel pintar, laptop, tab, ataupun pc Anda.
Pendaftaran dapat dikerjakan di sini atau via Ngampooz untuk mahasiswa.
Sumber mesti di isi