“In this environment, central banks and supervisors need to ensure the safety of the financial sector, but also to be open to the opportunities provided by change. In the case of new technologies – including digital currencies – that means being alert to risks in terms of financial stability, privacy or criminal activities, and ensuring appropriate regulation is in place to steer technology towards the public good. But it also means recognising the wider social benefits from innovation and allowing them space to develop.”
Christine Lagarde perihal mata uang digital —
Christine Lagarde, salah satu calon presiden dari Sentral Bank Eropa, baru-gres ini menyampaikan pendapat terhadap komite ekonomi dan moneter parlemen Eropa tentang prinsip apa saja yang hendak menjadi pendekatannya kalau beliau menjadi pemenang dari nominasi posisi ini.
Baca juga : Apa kata IMF wacana aset crypto
Dalam pernyataannya Lagarde menekankan bahwa bank sentral seharusnya memutuskan keamanan dari sektor finansial” , tetapi mereka juga harus terbuka dengan potensi yang ditawarkan oleh pergeseran. Secara spesifik, Lagarde mengatakan bahwa mata duit digital ialah area yang dibanjiri penemuan. “Dalam perkara teknologi gres, termasuk mata uang digital, memiliki arti berhati-hati terhadap risiko stabilitas finansial, privasi atau aktivitas kriminal, dan menentukan regulasi yang layak untuk mengarahkan teknologi bagi kebaikan publik. Tetapi juga berarti mengenail laba sosial yang lebih besar dari inovasi ini dan mengijinkan mereka untuk berkembang”
Lagarde sebelumnya yaitu Managing Director dari IMF yang per Juli 2019 dinominasikan menggantikan Mario Draghi sebagai President European Central Bank.
Baca juga informasi wacana Digital Currency
Apa Saja Negara Yang Mengkaji Central Bank Digital Currency (CBDC) ?
Trading Bitcoin : Hati-Hati Dengan 50 Jenis Kesalahan Trading ini
Sumber harus di isi