Cryptocurrency Semestinya Tidak Diterbitkan Oleh Bank Sentral, Menurut Mantan Ketua The Fed

alan greenspan


Ekonom Amerika, Alan Greenspan, yang menjabat sebagai Chairman of the Federal Reserve of the United States selama lima kala berturut-turut dari 1987 sampai 2006, percaya bahwa tidak ada ruang bagi bank sentral untuk mengeluarkan mata duit digital mereka sendiri, berdasarkan laporan CNBC.


“Tidak ada gunanya bagi mereka untuk melakukannya,” kata Greenspan pada Caijing’s annual economic outlook conference di Beijin.


 


Facebook ? Tidak Perlu Juga


Greenspan menerangkan bahwa mata uang fiat didukung oleh credit sovereign country. Dia menjelaskan lebih lanjut dan mengambil langkah di Facebook dengan mengatakan bahwa fundamental sovereign credit dari Amerika yaitu “far in access” atau jauh melampaui dari apa pun yang bisa ditawarkan atau dibayangkan oleh media umum.


Jerome Powell, chairman of the Federal Reserve yang menjabat dikala ini, tampaknya berada di posisi yang sama dengan Greenspan. Powell menolak gagasan bank sentral AS meluncurkan mata uang kripto sendiri, yang bertepatan dengan penurunan harga Bitcoin yang cepat.


Jika kebanyakan orang memakai cryptocurrency dan menempatkan uangnya di crypto, mereka tidak meletakkan uangnya di bank. Apa yang terjadi pada proses intermediasi bila siapa pun terpesona dengan cryptocurrency ?


Kita mendukung penemuan finansial dan mengikuti hal ini dengan hati-hati, namun kita tidak melihat digital currency dari bank sentral sebagai sesuatu yang akan terjadi dalam waktu erat.


Cryptocurrency Libra Facebook, yang diumumkan kembali pada bulan Juni, sudah mengacak-acak banyak bankers, regulators, dan politicians di seluruh dunia.


 


Amerika tertinggal


Sementara itu, Tunisia baru-baru ini menjadi negara pertama yang bank sentralnya mengeluarkan mata duit digitalnya sendiri yang disebut ‘E-dinar’ sehabis bermitra dengan perusahaan Rusia Universa.


Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) juga bersiap untuk melepaskan mata uang kripto ‘DCEP’. Menurut pengamat Bitcoin Max Keizer, koin tersebut akan didukung oleh emas.


 


 


Kenapa Indonesia Membutuhkan Rupiah Digital



 


Bank Sentral China  Bersiap Meluncurkan Cryptocurrency di Akhir 2019




Sumber mesti di isi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama