Selama India Ideas Summit, Perdana Menteri India Narendra Modi menyebutkan blockchain bersama “frontier technology” lainnya mirip big data dan 5G.
“Untuk pertama kalinya di India, ada lebih banyak pengguna internet pedesaan dibandingkan dengan pengguna internet perkotaan. Setengah miliar total orang terhubung di India. Peluang dalam 5G, analitik data besar, blockchain, IoT.”
Opportunities in technology also include opportunities in the frontier technologies of 5G, Big data analytics, Quantum computing, Block-chain and Internet of things: PM @narendramodi
— PMO India (@PMOIndia) July 22, 2020
Dengan berfokus pada teknologi yang mutakhir untuk menggarisbawahi perkembangan India, Modi ingin mempesona lebih banyak modal ajaib.
Pijakan investasi
KTT virtual, yang diselenggarakan oleh US-India Business Council (USIBC), yakni program penting yang melibatkan banyak anggota dewan legislatif dan usahawan dari kedua belah pihak.
Dalam pidatonya, Modi mengklaim bahwa kini adalah waktu terbaik bagi investor untuk memasukkan uang mereka ke berbagai sektor ekonomi India dari keuangan hingga pertanian.
Taranjit Singh Sandhu, duta besar India untuk AS, membayangkan India selaku masyarakat “yang diberdayakan secara digital” di masa depan yang sedang dicoba dicapai oleh India dengan mengekang kendala peraturan untuk bisnis.
Kembali pada tahun 2015, cuma 22 persen orang cukup umur India mampu online, namun Modi mengatakan bahwa setengah dari populasi negara itu saat ini memiliki jalan masuk ke internet. Masih banyak peluang yang belum dimanfaatkan bagi penanam modal.
Terguncang dari larangan kripto
India yang mengangkat topik blockchain sebenarnya tidak sejalan dengan “permusuhannya” kepada aset yang lahir dari teknologi ini – cryptocurrency.
Kembali pada bulan April 2018, Reserve Bank of India (RBI) memberlakukan larangan jual beli crypto, memberikan pukulan yang mengejutkan bagi industri lokal.
Larangan ini dicabut oleh Mahkamah Agung pada awal Maret, tetapi bank-bank setempat masih bimbang untuk membuka diri kepada perusahaan-perusahaan kripto.
Informasi lain wacana Blockchain :
India Mempublikasikan Roadmap & Strategi Blockchain Nasional
Sidang Senat Melihat Dolar Digital selaku Alat Supremasi Ekonomi
Sumber harus di isi