Time scheduling atau time parting adalah salah satu teknik optimasi campaigns yang paling saya sukai. Iklan aku hanya running di jam-jam tertentu saja yang memiliki tingkat konversinya paling tinggi, sehingga otomatis ongkos iklan yang saya keluarkan menjadi lebih efisien lagi. Optimasi memakai teknik ini pastinya tidak mampu pribadi dilakukan diawal dikala aku mulai melaksanakan campaign. Butuh waktu beberapa hari bahkan ahad, sering kali pilihan optimasi ini aku kerjakan setelah aku melaksanakan meningkatkan secara optimal-meningkatkan secara optimal lain sebelumnya atau bahkan optimasi ini cuma saya kerjakan kepada “Winning Campaign”.
Teknik optimasi menggunakan time scheduling kesannya kadang kala bisa mengoptimalkan ROI 5% – 20%, alasannya adalah iklan kita sungguh-sungguh hanya running diwaktu yang sempurna. Ada dua syarat utama bila anda ingin melakukan teknik meningkatkan secara optimal ini:
Pertama, anda harus memakai tracking yang memiliki kemampuan capture data konversi/sales dan memisahkannya menurut jam dan hari (time parting dan days parting). Tanpa tools ini nyaris tidak mungkin anda mampu menghimpun data dan memutuskan jam-jam yang sempurna untuk ber-iklan.
Kedua, traffic source anda harus mempunyai kemampuan untuk running dan pausing iklan secara otomatis di jam-jam tertentu. Tanpa ini, anda akan kerepotan sekali untuk melakukannya secara manual, bisa-bisa Anda yang melakukan pekerjaan untuk komputer bukan komputer yang bekerja untuk anda.
Bagi aku, penting sekali untuk bisa menangkap data/gosip sedetil mungkin dari setiap sen yang kita bayarkan untuk ber-iklan, dengan memiliki data/berita yang sangat detil, kita bisa melaksanakan optimasi dengan lebih baik dan optimum. Hasilnya, tentu ialah konversi alias $$$.
Mau costnya berapapun, selama profit ya jalan aja. Fokus affiliate marketing bukan pada bagaimana biaya iklan sungguh murah namun bagaimana campaign mampu profit. Murah itu ada ujung nya, yaitu NOL, namun profit margin itu tidak ada batasnya. Makara, jangan sibuk nyari cost iklan NOL, namun sibuklah bangkit seni manajemen marketing yg membuat campaign anda profit.
Sumber harus di isi
